Connect with us

Politik

Dugaan Plagiasi Rektor UHO, Dikti Keluarkan Dua Rekomendasi Berbeda

Published

on

Kendari24.com – KENDARI, Kasus dugaan plagiasi rektor Universtitas Halu Oleo (UHO) masih terus bergulir di tengah proses pemilihan rektor yang sudah masuk dalam tahapan menjaringan tiga besar.

Dugaan plagiasi calon rektor kembali digaungkan oleh puluhan Pemuda dari Gerakan Pemuda Pemerhati Pendidikan Sulawesi Tenggara, dengan berdemonstrasi di pertigaan Kampus Universitas Halu Oleo, dan di Kantor Perwakilan Ombudsman RI, di Kendari, Rabu (2/5/2021).

Di Kantor Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Tenggara, dalam Tuntutannya, demostran keberatan atas sikap Dirjen Dikti yang diduga  melanggar kode etik dalam jabatan dan melanggar hukum karena memaksakan tahapan visi misi dan peyaringan 3 besar calon rektor UHO periode 2021-2025, tanpa menunggu jawaban Menteri berdasarkan surat permohonan klarifikasi yang ditanda tangani 7 (tujuh) calon rektor tertanggal 11 Mei 2021 yang meminta kepada menteri untuk menunda tahapan visi misi dan penyaringan kepada senat UHO.

Menurutnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Ristekdikti RI, belum menindaklanjuti surat ombudsman RI kepada Presiden RI nomor: B/977/RM.03.06/IV/2021 tertanggal 13 April 2021 yang meminta agar Rekomendari ORI kepada Menteri nomor: 0003/REK/0922.2016/V/2018 tentang penanganan dugaan plagiat Muhammad Zamrun Firihu belum dilaksanakan.

Selaian itu proses pemilihan rektor UHO dinilai tidak sesuai aturan, sehinga massa meminta agar Komisi X DPR RI menghadirkan Menteri pendidikan dan kebudayaan, ristekdikti dalam rapat dengar pendapat untuk memberikan penjelasan terhadap tindakan inkonsistensi Dirjen Dikti Kemendikbud Ristekdikti yang mengeluarkan 2 (dua) surat berbeda.

Dimana pada surat Dirjen Dikti pertama mengatasnamakan Menteri nomor: 0263/E.E4/KP.07.00/2021 tertanggal 15 april 2021 perihal hasil tim pencari fakta yang dituangkan dalam rekomendasi bahwa Muhammad Zamrun Firihu telah melakukan tindakan plagiat, dan tidak memenuhi syarat dalam penjaringan bakal calon rektor UHO periode 2021-2025.

Dalam Surat Kedua Dirjen Dikti tidak atas nama Menteri kembali mengeluarkan surat nomor 0301/E.E4/KP.07.00/2021 tertanggal 10 mei 2021 perihal penegasan dan arahan pilrek UHO 2021-2025 dengan melanjutkan tahap penyaringan dengan mengikutsertakan 8 nama bakal calon rektor termasuk Muhammad Zamrun Firihu.

Massa aksi juga melaporkan tindakan mal Administrasi ketua Senat UHO, Prof. Takdir Saili kepada Ombudsman, dimana ketua senat UHO dan tim Adhac diduga telah melakukan pelanggaran hukum dan merugikan pihak lain. mereka telah mengeluarkan surat rekomendasi senat yang menyatakan tidak cukup bukti tentang adanya plagiasi karya ilmiah Muhammad Zamrun Firihu. Namun faktanya tim adhoc yang dibentuk ketua senat tidak melalui rapat senat dan surat tugas tim adhoc tidak untuk memeriksa karya ilmiah Muhammad Zamrun Firihu melainkan bertugas untuk memeriksa karya ilmiah usulan lektor kepala dan guru besar yang akan naik pangkat jabatan fungsional dosen yang berjumlah 9 orang.

Gerakan Pemuda Pemerhati Pendidikan Sulawesi Tenggara menilai Tim adhoc berjumlah 5 orang adalah pejabat yang diangkat rektor, dengan tugas tambahan sehingga indepensinya diragukan dan subyektif dalam menilai atasannya. (RLS)

Politik

Sudah Mundur dari Perindo, Afdhal Bantah Masuk Struktur PAN Sultra

Published

on

By

Afdhal bersama politisi partai PAN Sultra

KENDARI24.COM — Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Tenggara, Afdhal, membantah isu yang menyebut dirinya telah masuk dalam jajaran kepengurusan DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra.

Afdhal menegaskan, hingga saat ini belum ada surat keputusan (SK) resmi dari DPP PAN terkait susunan kepengurusan DPW PAN Sultra, termasuk posisi yang dikaitkan dengan dirinya.

“Sepengetahuan saya belum ada. Baru penunjukan formatur, belum ada SK kepengurusan. Isu menyebar cepat,” ujar Afdhal saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).

Ia juga membantah kabar yang menyebut dirinya akan menjabat sebagai bendahara dalam struktur DPW PAN Sultra. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar karena kepengurusan resmi belum ditetapkan.

Di sisi lain, Afdhal membenarkan dirinya telah mengundurkan diri dari Partai Perindo. Ia menyebut surat pengunduran dirinya telah diserahkan ke ketua DPD partai Perindo Kota Kendari untuk diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kalau mundur dari Ketua Perindo memang iya. Surat sudah saya titip sama Pak Hasbulan untuk dibawa ke DPP,” katanya.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa Afdhal masuk dalam jajaran inti kepengurusan DPW PAN Sultra bersama Ketua DPW Yusran Akbar, Bupati Konawe dan Sekretaris Husmaluddin, wakil Bupati (Kolaka) Namun, Afdhal menegaskan kabar tersebut tidak benar dan meminta publik menunggu keputusan resmi dari DPP PAN.

Menurutnya hingga kini, struktur kepengurusan DPW PAN Sultra masih dalam proses penyusunan oleh tim formatur dan belum diumumkan secara resmi. (**)

Continue Reading

Politik

Momentum Ramadan, Ketua DPRD Kendari Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Published

on

By

KENDARI24.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kendari bersama Sekretariat DPRD Kota Kendari menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan tausiyah Ramadan dan salat Magrib berjamaah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Utama Kantor Sekretariat DPRD Kota Kendari. Senin (9/3/2026).

Acara ini dihadiri Ketua DPRD Kota Kendari Laode Muhammad Inarto, Wakil Ketua I Rizki Brilian Pagala, Wakil Ketua II Irmawati, sejumlah anggota DPRD, Sekretaris DPRD Kota Kendari M. Ibrahim Muis, Kasubag Kepegawaian Heriatman, pejabat fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Kendari.

Ketua DPRD Kendari, Laode Muhammad Inarto mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut tidak sekadar menjadi ajang berbuka, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara pimpinan dan anggota DPRD dengan jajaran Sekretariat DPRD.

Menurutnya, kebersamaan di bulan Ramadan menjadi kesempatan untuk menyatukan langkah dalam menjalankan tugas dan fungsi lembaga legislatif dalam melayani masyarakat Kota Kendari.

“Bulan Ramadan yang penuh berkah ini harus kita jadikan sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat komitmen bersama. Baik sebagai anggota DPRD maupun sebagai bagian dari Sekretariat DPRD, kita memiliki tujuan yang sama yaitu melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Inarto.

Ia menambahkan nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa seperti kesabaran, kejujuran, dan empati perlu dijadikan pedoman dalam menjalankan tugas legislatif, pengawasan, dan penganggaran.

Menurutnya, nilai tersebut penting agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Puasa mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Karena itu setiap kebijakan yang kita buat harus selalu berpijak pada kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan. Acara juga diisi dengan tausiyah Ramadan serta doa bersama yang dipanjatkan untuk kemakmuran Kota Kendari dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam tausiyah tersebut, para peserta diingatkan tentang pentingnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai abdi negara yang berpegang pada nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. (**)

Continue Reading

Politik

KPU Sultra Gelar Buka Puasa Bersama, Ketua KPU RI Ajak Tebar Kebaikan

Published

on

By

KENDARI24.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara menggelar silaturahmi kelembagaan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di uala Kusnil Kamil Manik KPU Sultra. Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antar lembaga sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin atau Gus Afif yang hadir melalui during mengajak seluruh pihak untuk terus menebarkan kebaikan serta memperbanyak silaturahmi.

“Sebarkanlah salam, doakan sesama, dan perbanyak silaturahmi. Dengan begitu kita dapat menghadirkan rasa aman serta kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Afifuddin.

Gua Afif juga mengingatkan pentingnya meninggalkan jejak kebaikan selama menjalankan amanah jabatan.

“Jadilah orang yang dikenang karena kebaikannya setelah selesai menjabat. Jadilah orang yang dibicarakan karena kebaikan yang telah dilakukan,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Sulawesi Tenggara, Suprihaty Prawaty Nengtias menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua KPU RI serta pesan yang disampaikan kepada jajaran KPU di daerah.

Menurutnya, nilai-nilai yang disampaikan tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas.

“Kami berterima kasih atas kehadiran Ketua KPU RI dan pesan yang telah disampaikan. Kami berharap hal tersebut dapat menjadi teladan bagi seluruh jajaran KPU Sultra untuk terus bekerja dengan integritas, menjaga kepercayaan publik, serta memperkuat silaturahmi antar lembaga,” ujar Ningtyas.

Ia juga berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan guna mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga kualitas demokrasi di Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini juga diikuti oleh KPU Daerah se Sulawesi Tenggara yang hadir memalui daring dan jurnalis di Kota Kendari.(**)

Continue Reading

Trending