Connect with us

Olah Raga

Rapat Anggota KONI Sultra: Pahri Yamsul Pimpin Persiapan Musorprovlub 2025

Published

on

Pahri Yamsul bersama pengurus cabang olahraga di Sultra

KENDARI, KENDARI24.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat anggota di salah satu hotel di Kota Kendari. Kamis (17/7/2025) malam. Rapat ini diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Sultra Tahun 2025.

Dalam rapat konsolidasi ini, salah satu agenda utama adalah pembahasan penunjukkan Wakil Ketua IV KONI Sultra, Pahri Yamsul, sebagai penanggung jawab penuh pelaksanaan Musorprovlub 2025. Penunjukkan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) KONI Pusat Nomor 87 Tahun 2025, yang ditandatangani oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, pada 8 Juli 2025.

Selain itu, rapat juga membahas informasi penting terkait SK KONI Pusat yang memutuskan pembekuan kepengurusan KONI Sultra periode sebelumnya (2022–2026). Langkah ini diambil karena KONI Pusat menilai kepengurusan tersebut tidak mampu menjalankan fungsi administrasi dan organisasi secara optimal, yang menyebabkan stagnasi dalam kegiatan keolahragaan di Sultra.

Pahri Yamsul, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Provinsi Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Sultra, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan langkah awal untuk menindaklanjuti keputusan KONI Pusat.

“Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mempersiapkan langkah strategis menuju Musorprovlub 2025,” ujar Pahri Yamsul, Kamis (17/7/2025)

Pahri menegaskan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan transisi organisasi berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan yang lebih baik guna memajukan olahraga di Sulawesi Tenggara. Ia optimistis bahwa Musorprovlub ini akan menjadi titik balik untuk mengatasi krisis kepemimpinan yang sempat terjadi.

“Tadi juga sudah dibentuk panitia penjaringan calon Ketua Koni Sultra periode 2025–2029,” ungkapnya.

Ketua Perbasasi Sultra ini menambahkan setelah rapat konsolidasi ini, dirinya akan bertemu dengan Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka untuk melaporkan hasil dari rapat konsolidasi bersama anggota KONI.

Rapat ini dihadiri sebanyak 45 perwakilan cabang olahraga dan 10 pengurus KONI kabupaten/kota di Sultra. Dengan adanya penunjukkan ini, KONI Sultra diharapkan dapat segera memulai persiapan matang untuk Musorprovlub 2025 yang rencananya akan dilaksanakan pada 27 Juli 2025 mendatang dan akan menentukan arah baru kepengurusan dan pembinaan olahraga di Bumi Anoa.

Olah Raga

SSB CISC Kendari Rebut Gelar Juara U-12 Se-Sultra

Published

on

By

KENDARI24.COM — Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) CISC Kendari berhasil meraih gelar juara pertama kategori U-12 dalam turnamen sepak bola usia dini se-Sulawesi Tenggara yang digelar di Pomala, Kabupaten Kolaka, Minggu (5/4/2026).

CISC Kendari tampil impresif sejak babak penyisihan dengan permainan kolektif dan menyerang. Konsistensi tersebut berlanjut hingga partai final saat menghadapi SSB AS10 Konawe.

Pada laga puncak, kedua tim bermain ketat dan harus puas dengan skor imbang 1-1 di waktu normal. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana CISC Kendari berhasil memastikan kemenangan dengan skor 2-1.

Kemenangan tersebut disambut antusias oleh para orang tua pemain dan jajaran manajemen yang turut hadir memberikan dukungan langsung di lapangan.

Pelatih SSB CISC Kendari, Fendi, mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu tampil disiplin dan percaya diri sepanjang turnamen.

“Anak-anak bermain dengan semangat dan kerja sama yang baik. Ini hasil dari latihan dan komitmen mereka selama ini,” ujarnya.

Dengan hasil ini, CISC Kendari kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pembina talenta muda sepak bola di Sulawesi Tenggara yang mampu bersaing di level regional.(**)

Continue Reading

Olah Raga

Didukung 10 Pengcab, Martin Effendi Patulak Nahkodai PODSI Sultra

Published

on

By

KENDARI24.COM — Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulawesi Tenggara tahun 2026 menetapkan Martin Effendi Patulak sebagai Ketua Umum PODSI Sultra masa bakti 2026–2030.

Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam Musprov yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (7/3/2026).

Martin Effendi Patulak terpilih setelah memperoleh dukungan dari 10 pengurus cabang (Pengcab) PODSI dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

Usai ditetapkan sebagai ketua umum, Martin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi olahraga dayung di daerah tersebut selama empat tahun ke depan.

Menurutnya, Musprov merupakan forum resmi organisasi untuk menentukan kepemimpinan baru PODSI Sultra yang diikuti seluruh pengurus cabang.

“Saya diberi mandat untuk menjadi ketua umum bersama tiga orang tim formatur yang akan mendampingi dalam menyusun struktur kepengurusan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Martin juga diberi mandat untuk membentuk struktur kepengurusan baru yang akan dibantu oleh tiga orang tim formatur.

Ia berharap kepengurusan yang segera terbentuk dapat membawa cabang olahraga dayung Sulawesi Tenggara kembali berprestasi di berbagai ajang olahraga.

Martin menargetkan PODSI Sultra mampu kembali menyumbangkan medali bagi daerah pada ajang nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) serta ke depan dapat bersaing di tingkat internasional seperti Asian Games.

“Kita berharap PODSI ini kembali berjaya dan mampu memberikan kontribusi medali bagi daerah pada ajang PON maupun ke depan di level internasional,” katanya.

Setelah struktur kepengurusan rampung, pengurus baru berencana menggelar rapat kerja untuk merumuskan program pembinaan atlet sekaligus menyiapkan strategi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Menurut Martin, cabang olahraga dayung diharapkan menjadi salah satu penyumbang medali utama bagi Sulawesi Tenggara pada ajang tersebut.

“Setelah struktur terbentuk, kami akan melaksanakan rapat kerja untuk menyusun langkah-langkah pembinaan atlet sekaligus menyukseskan pelaksanaan Porprov,” pungkasnya.(**)

Continue Reading

Olah Raga

Rajab Jinik Tutup Kejurda Pencak Silat Perisai Putih, Tekankan Pembinaan Atlet Sejak Dini

Published

on

By

KENDARI24.COM — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Kendari, Laode Muhammad Rajab Jinik, secara resmi menutup Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Perguruan PSN Perisai Putih Sulawesi Tenggara di Aula Kehutanan Sultra, Minggu (15/2/2026).

Penutupan berlangsung penuh semangat, ditandai dengan pemberian penghargaan kepada para pesilat yang berhasil meraih juara. LM Rajab Jinik menyampaikan apresiasi atas konsistensi PSN Perisai Putih Sultra dalam menggelar kejuaraan sebagai bagian dari pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Kami dari KONI Kota Kendari sangat mengapresiasi pelaksanaan Kejurda ini. Event seperti ini penting untuk menjaring dan membina atlet-atlet potensial sejak usia dini,” ujarnya.

Menurutnya, kejuaraan daerah bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda. Ia menilai pencak silat memiliki peran strategis dalam membangun disiplin, mental tanding, serta sportivitas atlet.

“Kami berharap dari kejuaraan ini lahir pesilat-pesilat yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional. KONI akan terus mendukung pembinaan atlet di Kota Kendari,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PSN Perisai Putih Sultra, Alimin, mengatakan Kejurda tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan berjenjang yang selama ini dijalankan perguruan. Ia menyebut Perisai Putih telah melahirkan sejumlah atlet yang sukses mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di level nasional.

“Kejurda ini bertujuan meningkatkan pembinaan atlet berprestasi di cabang olahraga pencak silat. Kami sudah banyak melahirkan pesilat yang membawa nama baik Sultra,” jelasnya.

Alimin mencontohkan sejumlah atlet yang pernah menyumbang medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional, seperti Adam Malik, Hendra Alimin, dan Rikki Aris Munandar.

“Medali perak di PON menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten akan membuahkan hasil,” tandasnya.

Kejurda ini diharapkan menjadi momentum penguatan pembinaan atlet pencak silat di Sultra, sekaligus memperluas ruang kompetisi bagi generasi muda untuk terus berkembang dan berprestasi.

Continue Reading

Trending