Connect with us

Olah Raga

Pahri Yamsul Kembali Terpilih sebagai Ketua Pengprov Perbasasi Sultra

Published

on

Kolase Musprov Perbasasi Sultra

KENDARI – Pahri Yamsul kembali terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Sulawesi Tenggara. Ia terpilih secara aklamasi oleh seluruh pengurus kabupaten dan kota dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Kota Kendari. Rabu 29 Januari 2025

Dalam Musprov tersebut, seluruh pengurus sepakat menerima laporan pertanggungjawaban Pahri. Diketahui, Pahri yang saat ini menjabat sebagai Pj Bupati Muna Barat telah membawa cabang olahraga softball Sultra meraih prestasi gemilang dalam tiga PON berturut-turut.

Di bawah kepemimpinan Pahri Yamsul, softball Sultra berhasil meraih medali emas di PON XIX Jawa Barat 2016, medali perak di PON XX Papua 2020, serta satu medali perak dan satu medali perunggu di PON Aceh-Sumut 2024.

Usai terpilih kembali, Pahri Yamsul mengapresiasi kepercayaan pengurus yang telah memilihnya kembali sebagai ketua Pengprov. Ia juga mengapresiasi kerja keras pengurus softball Sultra dalam mengembangkan organisasi dan membina prestasi atlet.

Menurut Pahri, kunci keberhasilan dalam menjaga organisasi softball adalah semangat kerja keras dari seluruh pengurus yang telah mendedikasikan diri mereka untuk perkembangan olahraga ini sejak awal tahun 90-an di Sultra.

“Semua pengurus softball tidak mencari keuntungan dari softball. Sebaliknya, mereka menghidupkan softball dan tidak berharap keuntungan dari organisasi non-profit seperti ini,” ujarnya.

Pahri menegaskan komitmennya untuk membawa Sultra meraih dua medali emas di PON XXII NTB-NTT 2029. Untuk mencapai target ini, ia menekankan perlunya dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah.

“Salah satunya melalui dukungan dalam penyelenggaraan kejuaraan softball skala lokal, pembinaan olahraga di level sekolah, hingga peningkatan fasilitas olahraga di setiap kabupaten,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa menjaga prestasi softball membutuhkan dukungan penuh dari semua pihak di Provinsi Sulawesi Tenggara. Dengan kolaborasi yang baik, Sultra diharapkan tetap mampu bersaing di ajang nasional seperti PON dan mempertahankan tradisi prestasi yang telah diraih.

Sementara itu Wakil Sekretaris PB Perbasasi Chandra Samad, yang hadir membuka Musprov berharap kepemimpinan Pahri Yamsul tidak hanya dapat memajukan softball di Sultra tetapi di Indonesia, sebab Sultra saat ini menjadi patron prestasi softball Indonesia.

“Keberhasilan cabang olahraga ditentukan oleh kepengurusannya, Pahri Yamsul salah sosok pimpinan yang memiliki program pembinaan yang baik, loyalitas tinggi, rela berkorban baik waktu dan materi untuk kemajuan olahraga softball,” katanya.

Continue Reading

Olah Raga

SSB CISC Kendari Rebut Gelar Juara U-12 Se-Sultra

Published

on

By

KENDARI24.COM — Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) CISC Kendari berhasil meraih gelar juara pertama kategori U-12 dalam turnamen sepak bola usia dini se-Sulawesi Tenggara yang digelar di Pomala, Kabupaten Kolaka, Minggu (5/4/2026).

CISC Kendari tampil impresif sejak babak penyisihan dengan permainan kolektif dan menyerang. Konsistensi tersebut berlanjut hingga partai final saat menghadapi SSB AS10 Konawe.

Pada laga puncak, kedua tim bermain ketat dan harus puas dengan skor imbang 1-1 di waktu normal. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana CISC Kendari berhasil memastikan kemenangan dengan skor 2-1.

Kemenangan tersebut disambut antusias oleh para orang tua pemain dan jajaran manajemen yang turut hadir memberikan dukungan langsung di lapangan.

Pelatih SSB CISC Kendari, Fendi, mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu tampil disiplin dan percaya diri sepanjang turnamen.

“Anak-anak bermain dengan semangat dan kerja sama yang baik. Ini hasil dari latihan dan komitmen mereka selama ini,” ujarnya.

Dengan hasil ini, CISC Kendari kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pembina talenta muda sepak bola di Sulawesi Tenggara yang mampu bersaing di level regional.(**)

Continue Reading

Olah Raga

Didukung 10 Pengcab, Martin Effendi Patulak Nahkodai PODSI Sultra

Published

on

By

KENDARI24.COM — Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulawesi Tenggara tahun 2026 menetapkan Martin Effendi Patulak sebagai Ketua Umum PODSI Sultra masa bakti 2026–2030.

Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam Musprov yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (7/3/2026).

Martin Effendi Patulak terpilih setelah memperoleh dukungan dari 10 pengurus cabang (Pengcab) PODSI dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

Usai ditetapkan sebagai ketua umum, Martin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi olahraga dayung di daerah tersebut selama empat tahun ke depan.

Menurutnya, Musprov merupakan forum resmi organisasi untuk menentukan kepemimpinan baru PODSI Sultra yang diikuti seluruh pengurus cabang.

“Saya diberi mandat untuk menjadi ketua umum bersama tiga orang tim formatur yang akan mendampingi dalam menyusun struktur kepengurusan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Martin juga diberi mandat untuk membentuk struktur kepengurusan baru yang akan dibantu oleh tiga orang tim formatur.

Ia berharap kepengurusan yang segera terbentuk dapat membawa cabang olahraga dayung Sulawesi Tenggara kembali berprestasi di berbagai ajang olahraga.

Martin menargetkan PODSI Sultra mampu kembali menyumbangkan medali bagi daerah pada ajang nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) serta ke depan dapat bersaing di tingkat internasional seperti Asian Games.

“Kita berharap PODSI ini kembali berjaya dan mampu memberikan kontribusi medali bagi daerah pada ajang PON maupun ke depan di level internasional,” katanya.

Setelah struktur kepengurusan rampung, pengurus baru berencana menggelar rapat kerja untuk merumuskan program pembinaan atlet sekaligus menyiapkan strategi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Menurut Martin, cabang olahraga dayung diharapkan menjadi salah satu penyumbang medali utama bagi Sulawesi Tenggara pada ajang tersebut.

“Setelah struktur terbentuk, kami akan melaksanakan rapat kerja untuk menyusun langkah-langkah pembinaan atlet sekaligus menyukseskan pelaksanaan Porprov,” pungkasnya.(**)

Continue Reading

Olah Raga

Rajab Jinik Tutup Kejurda Pencak Silat Perisai Putih, Tekankan Pembinaan Atlet Sejak Dini

Published

on

By

KENDARI24.COM — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Kendari, Laode Muhammad Rajab Jinik, secara resmi menutup Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Perguruan PSN Perisai Putih Sulawesi Tenggara di Aula Kehutanan Sultra, Minggu (15/2/2026).

Penutupan berlangsung penuh semangat, ditandai dengan pemberian penghargaan kepada para pesilat yang berhasil meraih juara. LM Rajab Jinik menyampaikan apresiasi atas konsistensi PSN Perisai Putih Sultra dalam menggelar kejuaraan sebagai bagian dari pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Kami dari KONI Kota Kendari sangat mengapresiasi pelaksanaan Kejurda ini. Event seperti ini penting untuk menjaring dan membina atlet-atlet potensial sejak usia dini,” ujarnya.

Menurutnya, kejuaraan daerah bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda. Ia menilai pencak silat memiliki peran strategis dalam membangun disiplin, mental tanding, serta sportivitas atlet.

“Kami berharap dari kejuaraan ini lahir pesilat-pesilat yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional. KONI akan terus mendukung pembinaan atlet di Kota Kendari,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PSN Perisai Putih Sultra, Alimin, mengatakan Kejurda tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan berjenjang yang selama ini dijalankan perguruan. Ia menyebut Perisai Putih telah melahirkan sejumlah atlet yang sukses mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di level nasional.

“Kejurda ini bertujuan meningkatkan pembinaan atlet berprestasi di cabang olahraga pencak silat. Kami sudah banyak melahirkan pesilat yang membawa nama baik Sultra,” jelasnya.

Alimin mencontohkan sejumlah atlet yang pernah menyumbang medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional, seperti Adam Malik, Hendra Alimin, dan Rikki Aris Munandar.

“Medali perak di PON menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten akan membuahkan hasil,” tandasnya.

Kejurda ini diharapkan menjadi momentum penguatan pembinaan atlet pencak silat di Sultra, sekaligus memperluas ruang kompetisi bagi generasi muda untuk terus berkembang dan berprestasi.

Continue Reading

Trending