Connect with us

Ragam

Antusias Warga di 16 Desa Sambut Bakal Calon Bupati Muna Barat La Ode Darwin

Published

on

Bakal Calon Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, berbicara di depan ratusan warga Desa Mekar Jaya Kecamatan Tiworo Selatan, Senin (9/10/2023). (Foto: Tim Media Center La Ode Darwin) 

MUNA BARAT, kendari24.com – Bakal Calon Bupati Muna Barat (Mubar), La Ode Darwin, terus melakukan tatap muka dan pertemuan  silaturahmi dengan masyarakat. Di setiap kegiatan itu, Darwin selalu disambut antusias warga di setiap desa.

Sejak 7 hingga 9 Oktober, Darwin telah mengunjungi 11 titik pertemuan terdiri dari 16 desa pada 6 kecamatan di Muna Barat.

Dari titik-titik lokasi tersebut warga yang hadir selalu membludak. Misalnya, di Desa Suka Damai dan Desa Labokolo, serta Desa Mekar Jaya Kecamatan Tiworo Selatan dihadiri lebih dari seribu orang.

Sementara, di desa lainnya rata-rata dihadiri 300 hingga 600 orang.

Darwin mengatakan, antusias masyarakat ini menjadi energi untuk terus bergerak dalam meraih kemenangan di Pilkada 2024 Muna Barat.

Di setiap kunjungannya Darwin berjanji akan memaksimalkan potensi sumber daya alam (SDA). Menurut dia, SDA yang dimiliki Muna Barat hanya pertanian, perikanan, peternakan, dan pariwisata.

“Maka ke depan anggaran itu kita akan maksimalkan pada sektor pertanian, peternakan, perikanan. Untuk pariwisata kita akan porsikan (anggaran) sedikit dibanding dengan pertanian, perikanan, dan peternakan,” kata Darwin

Darwin melihat, selama ini masyarakat Muna Barat bertani hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan hanya bisa menyekolahkan anak-anaknya. Tidak ada dana simpanan untuk persiapan kehidupan di masa tua, sehingga ke depan warga Mubar harus menjadi petani sukses.

“Untuk itu ke depan, jika saya terpilih sebagai Bupati Muna Barat maka kita akan dorong proses pertanian modern menggunakan teknologi modern. Masyarakat tidak lagi membuka lahan secara manual pakai kampak, pacul, tembilang, dan parang; tapi kita akan bantu pakai alat modern,” katanya.

Kemudian, sambung Darwin, untuk pemasaran hasil pertanian, perikanan, dan peternakan akan dibantu oleh pemerintah, agar hasilnya dijual dengan harga yang layak dan maksimal.
“Kita akan melakukan pendampingan mulai dari pembukaan lahan hingga penjualan hasil panen,” ujar pria 38 tahun ini.

Darwin menambahkan, dirinya juga akan membantu masyarakat dengan bibit unggul dan pupuk.
“Jadi nanti masyarakat hanya berkebun saja. Hanya beternak dan mencari hasil laut saja. Pemasarannya akan dibantu pemerintah,” tandasnya.

Darwin menuturkan, pemasaran hasil pertanian, peternakan, dan perikanan ini bisa dilakukan pemerintah dengan beberapa cara. Misalnya, membangun pabrik atau dibeli pemerintah daerah melalui perusahaan daerah.

“Kita tinggal carikan investor untuk membangun pabriknya. Pabrik yang dibangun ini juga bisa menambah lapangan pekerjaan,” katanya.

Selain memaksimalkan potensi SDA, ia juga akan fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing tinggi di sektor kesehatan dan pendidikan.

Di bidang pendidikan, selain lebih memaksimalkan sekolah gratis hingga tingkat sekolah menengah atas (SMA), Darwin juga akan membangun universitas berkualitas di Muna Barat.

Pada sektor kesehatan, Darwin intens melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan pengobatan gratis yang akan dilakukan setiap bulan di lapangan. Serta mendorong gerakan masyarakat hidup sehat.

“Masyarakat itu kadang malas melakukan pemeriksaan kesehatan ke rumah sakit. Untuk kita lakukan di lapangan terbuka setiap bulan. Mungkin kita sambil senam,” tuntasnya.

Dalam setiap temu warga ini, Darwin selalu didampingi istri tercinta, Rika Purwaningsih.

Kemudian, Darwin juga didampingi para tokoh masyarakat Muna Barat, seperti La Ode Hibali, La Nika, La Ode Abdul Latif Boy, La Ode Johan Boy, dan Uking Djassa yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Muna Barat, serta beberapa tokoh lainnya.

Continue Reading

Ragam

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Hadiri Perayaan Natal Bamagnas di Kendari

Published

on

By

KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menghadiri Perayaan Natal Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) bersama pemerintah daerah serta TNI–Polri yang digelar di Kota Kendari, Selasa malam.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Acara dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat dari berbagai gereja. Perayaan Natal ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang mengandung pesan penguatan iman, persatuan, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa perayaan Natal tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga sarana mempererat toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Tenggara.

“Natal mengajarkan kita tentang kasih, pengorbanan, dan perdamaian. Nilai-nilai ini sangat penting untuk terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya di Sulawesi Tenggara yang majemuk,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia juga mengapresiasi peran Bamagnas yang selama ini aktif membangun komunikasi lintas gereja serta bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan daerah.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung setiap upaya yang memperkuat persatuan serta menjaga kerukunan umat beragama,” tambahnya.

Andi Sumangerukka berharap, melalui perayaan Natal ini, masyarakat Sulawesi Tenggara semakin mempererat kebersamaan dan bersama-sama menjaga daerah tetap aman, damai, dan sejahtera.

Perayaan Natal Bamagnas tersebut turut dimeriahkan dengan pujian rohani, paduan suara, serta berbagai penampilan seni yang mencerminkan semangat kebersamaan dan keberagaman.(**)

Continue Reading

Ragam

Irwasda Polda Sultra Pimpin Sidang Penetapan Kelulusan 63 Bintara Brimob Polri TA 2026

Published

on

By

KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggelar Sidang Penetapan Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dachara Polda Sultra, Selasa, 23 Desember 2025.

Sidang penetapan kelulusan dibuka secara resmi oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sultra, Kombes Pol Hartoyo, didampingi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian, serta dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sultra.

Dalam sidang tersebut, sebanyak 63 calon siswa (casis) yang dinyatakan lulus terpilih telah melalui rangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, hingga penelusuran mental kepribadian.

Selanjutnya, casis yang dinyatakan lulus akan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Brimob Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Selatan.

Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo dalam arahannya menegaskan agar peserta yang dinyatakan lulus tidak terlalu berbangga diri, karena masih akan menghadapi proses pendidikan yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental hingga resmi dilantik menjadi anggota Polri.

“Bagi yang lulus, jangan berpuas diri. Masih ada tahapan pendidikan yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh. Siapkan fisik dan mental dengan baik,” ujar Kombes Pol Hartoyo.

Sementara itu, kepada peserta yang belum berhasil, Irwasda memberikan motivasi agar tidak berkecil hati dan terus mempersiapkan diri untuk kesempatan berikutnya.

“Yang belum berhasil jangan putus asa. Masih banyak peluang di masa depan. Teruslah mempersiapkan diri dengan maksimal,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kombes Pol Hartoyo juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia dan pengawas seleksi yang telah melaksanakan tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam seluruh tahapan penerimaan. (**)

Continue Reading

Ragam

Biddokkes Polda Sultra Gelar Latkatpuan DVI dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Tahun 2025

Published

on

By

KENDARI – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Disaster Victim Identification (DVI) dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana T.A 2025 bagi para tenaga kesehatan, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biddokkes Polda Sultra, Dr. drg. Ignatius Hendra A., Sp.KG, dihadiri para pejabat utama Biddokkes, instruktur, serta seluruh peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Kabiddokkes menyampaikan bahwa Sulawesi Tenggara merupakan wilayah dengan potensi bencana cukup tinggi seperti banjir, tanah longsor, hingga gempa bumi. Kondisi ini menuntut seluruh personel kepolisian, khususnya Biddokkes Polda Sultra, untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam menghadapi berbagai kemungkinan.

“Peran DVI sangat krusial dalam memastikan proses identifikasi korban bencana dapat berjalan profesional, manusiawi, dan akuntabel. Latkatpuan ini menjadi momentum strategis bagi kita untuk memperkuat kapasitas teknis dan manajerial dalam penanggulangan bencana,” ujarnya.

Kabiddokkes menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal respons cepat setelah bencana terjadi, tetapi juga mencakup kemampuan mitigasi, perencanaan, pemetaan risiko, koordinasi lintas sektor, serta peningkatan manajemen operasi. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan forum untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan memperkuat jejaring kerja.

“Kompetensi dalam pengumpulan data ante-mortem dan post-mortem, penggunaan peralatan identifikasi, hingga penyusunan laporan harus terus diperkuat agar pelaksanaan tugas di lapangan dapat optimal,” tambahnya.

Kegiatan Latkatpuan juga menghadirkan pemateri dari BPBD Sultra yakni Dody Rizal Puuwawoa, S.E yang membawakan materi terkait mitigasi dan manajemen kebencanaan. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana AKP Dr. Richard Richardo N., S.H., M.M. , menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas tenaga kesehatan polri, khususnya dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah sulawesi
tenggara. Pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis dan
pemahaman prosedural disaster victim identification (dvi), sebagai salah
satu kompetensi penting dalam penanganan korban pada insiden bencana,” ungkap AKP Richard.

Melalui pelatihan tersebut, Biddokkes Polda Sultra berharap dapat meningkatkan kapasitas personel agar semakin siap, sigap, dan tanggap menghadapi setiap potensi bencana di wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara.

Acara pembukaan ditutup dengan pesan motivasi agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan profesionalisme dan memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kepolisian, khususnya di bidang penanganan bencana dan identifikasi korban. (**)

Continue Reading

Trending