Connect with us

Kesehatan

1 Januari, Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Mulai Naik

Published

on

 

Pelayanan Peserta JKN BPJS Kesehatan

Kendari24 – Jakarta, Per 1 Januari 2021, iuran Program Jaminan Kesehatan (JKN) BPJS Kesehatan Kelas III mulai naik hari ini, Jumat (1/1/2021), kenaikan iuran tersebut telah diatur dalam peraturan presiden (Perpres) nomor 64 tahun 2020, tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Jaminan Kesehatan (JKN) BPJS Kesehatan Kelas III Mandiri yang sebelumnya sebesar Rp. 25.000 per orang kini naik menjadi Rp. 35.000 per orang per bulan.

“Sebetulnya tidak ada kenaikan dalam iuran BPJS Kesehatan kelas III, yakni sebesar Rp 42.000, yang membedakan adalah besaran subsidi dari pemerintah,” ujar, Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf.

Pada 2020 lalu, peserta hanya membayar Rp 25.500, sisanya sebesar Rp 16.500 per orang per bulan, dibayarkan oleh pemerintah, namun pada 2021 ini, peserta harus membayar Rp 35.000, sedangkan Rp 7.000 dibayar oleh pemerintah.

“Tahun ini, ada kenaikan tambahan Rp 9.500 setiap bulannya bagi peserta BPJS Kesehatan kelas III,”. ungkapnya.

Kenaikan ini tidak terjadi pada peserta pemilik JKN/KIS, dan iuran Peserta kelas I,  kelas II  juga tidak mengalami kenaikan, yakni tetap Rp. 150.000 dan Rp. 100.000, per orang per bulan.

Sementara untuk Pekerja Penerima Upah (PPU) pada lembaga pemerintah, seperti PNS, Anggota TNI/Polri, iurannya sebesar 5 persen dari gaji, dengan rincian, 4 persen dibayar oleh pemberi kerja, dan 1 persennya dibayar oleh peserta.

Continue Reading

Kesehatan

Unggul Telak di Kongres Daerah, Hasan Pimpin Persagi Sultra Periode 2025–2029

Published

on

By

Hasan menerima pataka kepengurusan Pergasi Sultra

KENDARI – Hasan resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Sulawesi Tenggara masa bakti 2025–2029. Ia meraih suara terbanyak dalam Kongres Daerah Persagi Sultra dengan perolehan 15 suara. Sabtu (17/1/2025).

Dalam pemilihan tersebut, tiga nama diusulkan sebagai calon ketua. Prof. Wa Ode Salma memperoleh 4 suara, Wiralis meraih 3 suara, sementara Hasan unggul dengan 15 suara. Total suara berasal dari 5 suara pengurus DPD dan 17 suara pengurus DPC kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Hasan menyatakan kesiapannya melanjutkan perjuangan dalam menjaga marwah profesi ahli gizi serta memastikan Persagi terus memberi manfaat bagi anggota maupun masyarakat luas.

“Proses kongres telah kita lalui dengan berbagai dinamika dan perbedaan pandangan. Namun hari ini yang tersisa hanyalah satu tujuan bersama, yakni Persagi yang lebih kuat, lebih profesional, dan lebih berdampak,” ujar Hasan.

Ia menegaskan bahwa pascakongres tidak ada lagi sekat perbedaan di tubuh organisasi. Seluruh anggota, menurutnya, merupakan satu kesatuan dalam keluarga besar Persagi Sulawesi Tenggara.

“Tidak ada lagi kami atau mereka. Yang ada hanyalah kita, keluarga besar Persagi Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Hasan juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus DPD Persagi Sultra periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.

“Jejak pengabdian yang telah ditorehkan menjadi fondasi yang kokoh bagi kami untuk melangkah lebih jauh. Tugas kami bukan memulai dari nol, tetapi melanjutkan, memperbaiki, dan menguatkan,” ungkapnya.

Menghadapi masa kepengurusan ke depan, Hasan menilai tantangan persoalan gizi akan semakin kompleks, mulai dari isu ketahanan pangan hingga tuntutan profesionalisme di era transformasi digital. Menurutnya, peran ahli gizi menjadi semakin strategis dalam menjawab tantangan tersebut.

Pascakongres, Hasan menyatakan siap segera menyusun struktur kepengurusan DPD Persagi Sultra periode 2025–2029 serta mempersiapkan pelaksanaan rapat kerja daerah sebagai langkah awal penyusunan program kerja organisasi ke depan.(**)

Continue Reading

Kesehatan

Ahli Gizi Sultra Bersiap Tentukan Arah Organisasi di Kongres ke VI PERSAGI

Published

on

By

KENDARI – Di balik peran sunyi para ahli gizi yang setiap hari bekerja menjaga kualitas kesehatan masyarakat, Dewan Pengurus Daerah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPD PERSAGI) Provinsi Sulawesi Tenggara tengah bersiap menggelar momen penting dalam perjalanan organisasinya. Kongres ke VI PERSAGI Sultra dijadwalkan berlangsung di Kota Kendari pada 17 Januari 2026.

Kongres ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang evaluasi dan harapan baru bagi para ahli gizi di Sulawesi Tenggara. Ketua Panitia Pelaksana Kongres, Hasan, S.Gz., MPH, menjelaskan bahwa terdapat dua agenda besar yang akan dibahas, yakni pleno laporan pertanggungjawaban pengurus serta pemilihan Ketua DPD PERSAGI Sultra untuk periode 2024–2029.

“Ini adalah momentum penting untuk melihat kembali perjalanan organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan lima tahun ke depan,” ujar Hasan. Rabu (14/1/2026).

Hasan mengungkapkan, kongres ini sejatinya direncanakan berlangsung pada tahun 2024. Namun, sejumlah dinamika organisasi membuat pelaksanaannya harus bergeser. Ia menjelaskan bahwa Surat Keputusan kepengurusan periode 2019–2024 baru ditetapkan pada Juli 2020, sehingga masa kepengurusan pun ikut mengalami keterlambatan hampir satu tahun.

“Kalau dihitung masa kepengurusan lima tahun, sebenarnya baru berakhir di 2025. Secara organisasi masih lazim jika kongres dilaksanakan tahun lalu, namun karena kendala waktu di akhir Desember 2025, akhirnya disepakati pelaksanaannya pada awal 2026,” jelasnya.

Kongres ke VI PERSAGI Sultra ini rencananya akan dihadiri sekitar 150 peserta yang merupakan perwakilan Dewan Pengurus Cabang (DPC) kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara, jajaran pengurus DPD PERSAGI, serta anggota luar biasa PERSAGI.

Hal tersebut disampaikan oleh Seksi Humas dan Publikasi Kongres ke VI, I Made Rai Sudarsono, S.Gz., MPH. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

“Kami berharap kongres ini dapat menghasilkan ketua dan pengurus DPD PERSAGI Provinsi Sulawesi Tenggara yang terbaik, yang mampu membawa organisasi semakin berkontribusi bagi peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.(**)

Continue Reading

Kesehatan

Hari Juang TNI AD, RS Ismoyo Kendari Gelar Pengobatan dan Khitan Gratis

Published

on

By

KENDARI – Rumah Sakit dr. R. Ismoyo Korem 143/Haluoleo menggelar kegiatan Bhakti Kesehatan berupa pengobatan umum dan khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Rumkit Tk IV 14.07.03 Denkesyah Kendari. Rabu (10/12/2025).

Karumkit RS dr. R. Ismoyo, Kapten Ckm dr. Idul Saputra, S.I.P., MH., FIMMA, yang hadir mewakili Dandenkesyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kesehatan masyarakat serta upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Bhakti Kesehatan ini kami laksanakan sebagai wujud nyata kepedulian TNI AD dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pengobatan umum dan khitanan massal ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan TNI dengan rakyat,” ujarnya. Rabu (10/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 71 orang veteran dan warga kota Kendari menerima layanan pengobatan umum, sementara 7 anak mengikuti layanan khitanan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Kapten Ckm dr. Idul Saputra menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendukung kegiatan kemanusiaan lintas sektor, khususnya yang berhubungan dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Kami siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan Bhakti Kesehatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Juang TNI AD yang setiap tahun menghadirkan program sosial untuk masyarakat di berbagai daerah.(**)

Continue Reading

Trending