Connect with us

Politik

Sultan Buton ke 40 Tegaskan Dukungan ke Ganjar Pranowo

Published

on

Sultan Buton, La Ode Izzat Manarfa

Buton, kendari24.com – Ganjar Pranowo selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah selalu mendorong potensi produk-produk dalam negeri untuk meningkatkan pertumbuhan industri dan ekonomi daerah.

Salah satu yang dilakukan Ganjar ialah memanfaatkan aspal buton serta menginstruksikan kepala daerah se-Jateng menggunakan aspal buton untuk pembangunan jalan di Jawa Tengah lewat surat edaran gubernur.

Sebab menurut Ganjar, kualitas aspal buton bagus dan tidak menimbulkan panas berlebih. Hal inilah yang akhirnya membuat Sultan Buton ke-40 YM La Ode Muhammad Izzat Manarfa tergugah hatinya dan menyatakan dukungan kepada Ganjar dalam kontestasi pemilu di 2024.

Ungkapan tersebut disampaikan Sultan Buton ke-40 YM La Ode Muhammad Izzat Manarfa usai ditemui di acara Wasuemba Happy And Nice Festival di Desa Wasuemba, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Sabtu (18/11/23).

“Saya apresiasi sama Pak Ganjar karena Pak Ganjar satu-satunya yang perhatian kepada Buton. Kita punya dua kandidat presiden (lain) tapi mereka kurang perhatian untuk Buton, jadi saya terimakasih Pak Ganjar sudah mau mengangkat produksi Buton dan dipromosikan untuk dipake di Nusantara,” ucap dia, Sabtu (18/11/23)

YM La Ode Muhammad Izzat Manarfa mengungkapkan upaya Ganjar mendorong pemakaian aspal buton secara kewilayahan adalah bukti bahwa kualitas produk-produk dalam negeri sudah sangat layak dan menjadi stimulan agar aspal Buton bisa dimanfaatkan ke kancah nasional.

“Pak Ganjar orang yang inspiratif, jadi (Ganjar) adalah salah satu tokoh yang akan sangat berguna untuk Nusantara,” ucap dia.

Menurut dia, Ganjar adalah sosok pemimpin yang nasionalis, intelektual, inspiratif, dan berkualitas. Sikap nasionalisme Ganjar tak perlu diragukan lagi, banyak cara yang dilakukan oleh ‘si rambut putih’ itu untuk melestarikan seni, budaya, adat istiadat, bahkan mendorong potensi ekonomi lokal.

“Ya kita tidak usah berbicara lagi masalah adat karena semua tokoh kita dan saya kira yang lagi berperan dalam adat Nusantara adalah Pak Ganjar,” kata dia.

Oleh karena itu, YM La Ode Muhammad Izzat Manarfa berharap calon presiden dengan nomor urut tiga itu bisa melakukan anjangsana ke Tanah Buton untuk sekadar menyapa masyarakat maupun tokoh adat dan unsur lainnya.

“Kalau Pak Ganjar bisa datang Alhamdulillah, sebagai calon presiden,” tutup dia.

Sebagai informasi, Wasuemba Happy And Nice Festival ini juga dihadiri oleh loyalis Ganjar Pranowo dari kalangan para raja, sultan, ratu, dan tokoh adat di Indonesia yang berjejaring dalam Dinasti Nusantara.

Turut hadir Penggagas dan Pendiri Dinasti Nusantara Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II dari Yogyakarta, Koordinator Nasional Dinasti Nusantara KPH Andi Bau Malik Barammamase Karaenta Tukajannangngang Satrio Sasmito dari Kerajaan Gowa Sulawesi Selatan.

Kemudian Sekjen Dinasti Nusantara Tengku Maliana Zufrine dari Kerajaan Negeri Padang Deli Sumatera Utara, dan YM Wa Ode KRAyT Endang Puspa Kirana dari Kerajaan Kali Susu. (**)

Politik

Ferry Irawan Resmi Pimpin DPW Perindo Sultra, Tancap Gas Konsolidasi

Published

on

By

Ketua Umum Perindo Angela Hary Tanoesoedibjo menyerahkan SK Ketua DPW Perindo Sultra

KENDARI24.COM – Ferry Irawan resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan surat keputusan (SK) yang diberikan langsung oleh Ketua DPP Perindo, Angela Tanoesoedibjo, pada Jumat (24/4/2026).

Usai menerima mandat tersebut, Ferry menegaskan akan segera melakukan langkah konsolidasi internal bersama seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo se-Sulawesi Tenggara.

“Pesan Ketua Umum Ibu Angela, kami diminta segera melakukan konsolidasi dan memperkuat struktur partai hingga ke daerah,” ujarnya.

Selain konsolidasi, Ferry juga berkomitmen melakukan penataan ulang kepengurusan, baik di tingkat DPW maupun DPD. Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan verifikasi partai politik ke depan.

Menurutnya, penguatan struktur organisasi menjadi kunci agar Perindo mampu bersaing secara maksimal dalam kontestasi politik mendatang.

Ferry Irawan sendiri ditunjuk menggantikan Ketua DPW sebelumnya, Afdhal, yang telah mengundurkan diri dari jabatannya.

Secara latar belakang, Ferry dikenal memiliki pengalaman yang cukup beragam. Ia merupakan sarjana hukum lulusan Universitas Halu Oleo (UHO) tahun 2004, pernah berkarier di TNI Angkatan Laut pada periode 2002–2016, serta saat ini menjabat sebagai direktur di salah satu perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara.

Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Ketua Persatuan Golf Sultra.

Dengan latar belakang tersebut, Ferry diharapkan mampu membawa energi baru bagi Partai Perindo di Sulawesi Tenggara, khususnya dalam memperkuat mesin partai serta menghadapi dinamika politik ke depan.(**)

Continue Reading

Politik

Sudah Mundur dari Perindo, Afdhal Bantah Masuk Struktur PAN Sultra

Published

on

By

Afdhal bersama politisi partai PAN Sultra

KENDARI24.COM — Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Tenggara, Afdhal, membantah isu yang menyebut dirinya telah masuk dalam jajaran kepengurusan DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra.

Afdhal menegaskan, hingga saat ini belum ada surat keputusan (SK) resmi dari DPP PAN terkait susunan kepengurusan DPW PAN Sultra, termasuk posisi yang dikaitkan dengan dirinya.

“Sepengetahuan saya belum ada. Baru penunjukan formatur, belum ada SK kepengurusan. Isu menyebar cepat,” ujar Afdhal saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).

Ia juga membantah kabar yang menyebut dirinya akan menjabat sebagai bendahara dalam struktur DPW PAN Sultra. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar karena kepengurusan resmi belum ditetapkan.

Di sisi lain, Afdhal membenarkan dirinya telah mengundurkan diri dari Partai Perindo. Ia menyebut surat pengunduran dirinya telah diserahkan ke ketua DPD partai Perindo Kota Kendari untuk diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kalau mundur dari Ketua Perindo memang iya. Surat sudah saya titip sama Pak Hasbulan untuk dibawa ke DPP,” katanya.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa Afdhal masuk dalam jajaran inti kepengurusan DPW PAN Sultra bersama Ketua DPW Yusran Akbar, Bupati Konawe dan Sekretaris Husmaluddin, wakil Bupati (Kolaka) Namun, Afdhal menegaskan kabar tersebut tidak benar dan meminta publik menunggu keputusan resmi dari DPP PAN.

Menurutnya hingga kini, struktur kepengurusan DPW PAN Sultra masih dalam proses penyusunan oleh tim formatur dan belum diumumkan secara resmi. (**)

Continue Reading

Politik

Momentum Ramadan, Ketua DPRD Kendari Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Published

on

By

KENDARI24.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kendari bersama Sekretariat DPRD Kota Kendari menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan tausiyah Ramadan dan salat Magrib berjamaah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Utama Kantor Sekretariat DPRD Kota Kendari. Senin (9/3/2026).

Acara ini dihadiri Ketua DPRD Kota Kendari Laode Muhammad Inarto, Wakil Ketua I Rizki Brilian Pagala, Wakil Ketua II Irmawati, sejumlah anggota DPRD, Sekretaris DPRD Kota Kendari M. Ibrahim Muis, Kasubag Kepegawaian Heriatman, pejabat fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Kendari.

Ketua DPRD Kendari, Laode Muhammad Inarto mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut tidak sekadar menjadi ajang berbuka, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara pimpinan dan anggota DPRD dengan jajaran Sekretariat DPRD.

Menurutnya, kebersamaan di bulan Ramadan menjadi kesempatan untuk menyatukan langkah dalam menjalankan tugas dan fungsi lembaga legislatif dalam melayani masyarakat Kota Kendari.

“Bulan Ramadan yang penuh berkah ini harus kita jadikan sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat komitmen bersama. Baik sebagai anggota DPRD maupun sebagai bagian dari Sekretariat DPRD, kita memiliki tujuan yang sama yaitu melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Inarto.

Ia menambahkan nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa seperti kesabaran, kejujuran, dan empati perlu dijadikan pedoman dalam menjalankan tugas legislatif, pengawasan, dan penganggaran.

Menurutnya, nilai tersebut penting agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Puasa mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Karena itu setiap kebijakan yang kita buat harus selalu berpijak pada kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan. Acara juga diisi dengan tausiyah Ramadan serta doa bersama yang dipanjatkan untuk kemakmuran Kota Kendari dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam tausiyah tersebut, para peserta diingatkan tentang pentingnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai abdi negara yang berpegang pada nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. (**)

Continue Reading

Trending