Connect with us

Ragam

Polda Sultra Dukung Personel Hadapi Pensiun dengan Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan

Published

on

Kendari – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulawesi Tenggara menyelenggarakan pembekalan dan pelatihan keterampilan untuk anggota Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa pensiun. Kegiatan ini berlangsung di salah satu hotel di Kendari, pada Selasa, (16/9/2025).

Acara dibuka dengan laporan dari Kepala Bagian Perawatan Personel Polda Sultra, Kompol Adeng Supriatna, yang menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada anggota Polri dan PNS Polda Sultra agar dapat mempersiapkan masa pensiun dengan lebih baik. Kegiatan ini dihadiri oleh 63 peserta, terdiri dari anggota Polri dan PNS Polda Sultra, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro SDM Polda Sultra, Kombes Pol Arief Fitrianto.

Dalam sambutan Kapolda Sultra yang dibacakan oleh Karo SDM, disampaikan pentingnya persiapan mental dan finansial menjelang pensiun.

“Masa pensiun bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru kehidupan. Oleh karena itu, pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi para personel dalam menghadapi masa pensiun dengan lebih siap dan percaya diri,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri, antara lain Kepala Kantor Cabang Kendari PT. Asabri (Persero) yang membahas hak-hak personel Polri dan PNS menjelang pensiun, perwakilan Bank SMBC yang memberikan wawasan tentang pengelolaan keuangan pensiun, Kepala Kantor Cabang BRI Samratulangi Kendari dengan pengenalan layanan Bank BRI, Bapak Akbar Arif Prawiryo dengan materi budidaya ikan lele, Yusran Yunus dari Perum Bulog dengan materi Rumah Pangan Kita, serta Kombes Pol La Ode Proyek dengan materi ternak ayam.

Selain pembekalan, peserta juga mendapatkan pelatihan keterampilan praktis, seperti budidaya ikan lele yang disampaikan oleh Akbar Arif Prawiryo, untuk dikembangkan pasca-pensiun.

Persiapan pensiun merupakan hal krusial bagi personel Polri dan PNS, mengingat transisi dari dunia kerja aktif ke masa pensiun dapat menimbulkan berbagai tantangan. Perencanaan keuangan jangka panjang menjadi salah satu aspek penting untuk menjaga kesejahteraan hidup pasca-pensiun. PT. Asabri dan Bank SMBC turut memberikan informasi terkait manfaat pensiun, pengelolaan dana pensiun, serta hak-hak personel, termasuk jaminan kesehatan dan asuransi.
(**)

Continue Reading

Ragam

Wakapolda Sultra Buka Rakorbin SDM dan PNS 2025: Tekankan Pentingnya SDM Unggul, Adaptif, dan Kolaboratif

Published

on

By

Wakapolda Sultra menyerahkan penghargaan

KENDARI – Wakapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol. Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pembinaan (Rakorbin) Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri Polda Sultra Tahun Anggaran 2025, bertema “SDM Polda Sultra Unggul, Adaptif dan Kolaboratif”, di Ballroom Phinisi 2 Hotel Claro Kendari, Selasa (26/11/2025).

Acara strategis ini dihadiri Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol. Dr. Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M. selaku penanggung jawab, Irwasda, para Pejabat Utama Polda Sultra, serta narasumber internal dan eksternal. Sebelum pembukaan, dilakukan penandatanganan MoU antara Polda Sultra dan Universitas Mandala Waluya untuk peningkatan kompetensi pendidikan umum bagi personel.

Rakorbin yang berlangsung dua hari (26–27 November 2025) ini digelar berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2191/IX/REN.2.3./2025 dan Surat Telegram Kapolda Sultra Nomor ST/900/XI/REN.2.3./2025. Menurut Ketua Pelaksana AKBP I Gusti Gde Raka Mertayasa, S.I.K., kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kebijakan dan rencana kerja bidang SDM serta menyusun langkah strategis guna meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas kinerja personel Polri.

Wakapolda Brigjen Pol. Gidion Arief Setyawan dalam sambutannya menekankan pentingnya pembinaan SDM berbasis tiga pilar utama:Unggul: Memiliki kapasitas, integritas, dan produktivitas tinggi
Adaptif: Mampu mengantisipasi perkembangan zaman melalui pembelajaran berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi
Kolaboratif: Mengoptimalkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat

Hari pertama diikuti 84 peserta luring (Kasubbagrenmin/Kaurmin Satker, Kabag SDM Polres jajaran, dan operator) serta ratusan peserta daring termasuk Wakapolres, Kasiwas, dan Kasipropam. Hari kedua dihadiri 50 peserta luring perwakilan PNS dan pengurus Korpri, serta seluruh ASN Polda Sultra secara daring.

Sejumlah narasumber ternama turut mengisi materi, di antaranya Kombes Pol Dr. Horas Marasi Silaen (Psikolog Kepolisian Madya SSDM Polri), dr. Surahmi, M.Kes., Sp.GK. (Dokter Ahli Gizi RSUD Bahteramas), serta pejabat SSDM Polri dan Korpri Polda Sultra.Dalam kesempatan tersebut, Karo SDM Kombes Pol. Dr. Arief Fitrianto menyampaikan apresiasi atas kinerja proaktif jajaran pengembang fungsi SDM di seluruh Satker dan Satwil, terutama dalam pelayanan administrasi personel, pembinaan karier, dan pengakhiran dinas.

Sebagai wujud penghargaan, beberapa Satker dan Satwil terbaik menerima penghargaan, antara lain:Polres Konawe Selatan: Terbaik Penilaian Luasan Lahan dan Tanam Program Ketahanan Pangan
Polres Konawe: Terbaik Capaian Serapan Bulog Terbanyak
Ditreskrimsus Polda Sultra: Kelengkapan Data SIPP
Satbrimobda Sultra: Persentase Jasmani Berkala
Biddokkes Polda Sultra: Indeks Profesionalisme PNS
Polresta Kendari: Keaktifan Layanan Konseling Personel

Menutup kegiatan, Karo SDM Kombes Pol. Dr. Arief Fitrianto berpesan kepada seluruh pengemban fungsi SDM, untuk mempermudah urusan masyarakat.

“Perbanyaklah mempermudah urusan orang lain, maka urusanmu juga akan dipermudah,” ujarnya.

Seluruh rangkaian Rakorbin SDM dan PNS Polda Sultra Tahun 2025 ini didanai melalui Anggaran DIPA Biro SDM Polda Sultra TA 2025.
(**)

Continue Reading

Ragam

17 Atlet Kickboxing Sultra Diberangkatkan ke Kejurnas 2025 Bekasi: Target Emas untuk Tiket PON 2026

Published

on

By

Ketua KBI Sultra Afdal, melepas atlet ke Kejurnas

KENDARI, Ketua Umum Kickboxing Indonesia (KBI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Afdhal, resmi melepas 17 atlet dan 3 pelatih menuju Kejuaraan Nasional Senior & Junior Kickboxing Indonesia 2025 yang akan berlangsung pada 28 November – 3 Desember 2025 di Bekasi, Jawa Barat.

Dalam acara pelepasan yang digelar di Sekretariat KBI Sultra, Afdhal menekankan tiga hal utama kepada para atlet: etika, disiplin, dan menjaga kesehatan.

“Jaga nama baik Sulawesi Tenggara, jaga kesehatan dan berusaha maksimal,” ujar Afdhal Rabu (26/11/2025).

Dari total 50 pendaftar yang berasal dari 14 pengurus kabupaten/kota se-Sultra, hanya 17 atlet terbaik yang lolos seleksi ketat melalui tes fisik dan seleksi daerah (selekda). Mereka terbagi dalam dua kategori besar: 9 atlet bertanding di Ring Sport (Low Kick, Full Contact, dan K-1 Rules)
8 atlet bertanding di Tatami Sport (Point Fighting dan Kick Light)

Keikutsertaan di Kejurnas kali ini memiliki dua misi besar: mengasah kemampuan serta menjadi ajang seleksi resmi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026.

“Para atlet ini adalah patriot yang membawa harapan dan doa seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Kejurnas Bekasi adalah bagian dari proses panjang pembinaan menuju multi-event, khususnya PON Beladiri 2026,” tambah Afdhal.

Kontingen Sultra dijadwalkan bertolak ke Bekasi pada Kamis (27/11/2025) pagi. Mereka membawa target realistis namun optimistis: membawa pulang medali emas sekaligus mengamankan tiket lolos PON bagi atlet-atlet terbaik.

Semangat “Anoraramo” khas Sultra kini tertanam di dada 17 petarung muda ini. Bekasi menanti, dan Sulawesi Tenggara siap mengguncang ring serta tatami nasional.
(**)

Continue Reading

Ragam

Polri Kerahkan 155 Personel dan K9 Perkuat Operasi SAR Longsor di Cibeunying

Published

on

By

Tim SAR gabungan mencari korban

CILACAP — Polri meningkatkan kekuatan operasi pencarian dan pertolongan pascalongsor yang melanda Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Longsor terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.20 WIB.

Insiden ini diawali suara gemuruh dari arah perbukitan sebelum material tanah dalam jumlah besar menimbun rumah-rumah warga. Berdasarkan pendataan awal, 21 warga dilaporkan tertimbun pada malam kejadian. Polri bersama Pemkab Cilacap langsung mendirikan Posko Tanggap Darurat untuk memusatkan koordinasi sekaligus memastikan bantuan cepat tersalurkan.

Sejak malam kejadian, Polri telah menyiapkan posko yang dilengkapi rumah sakit darurat, layanan medis cepat, tenda pengungsian, hingga tim trauma healing bagi keluarga korban dan warga selamat. Fasilitas itu menjadi pusat penanganan warga, mengingat sebagian besar masyarakat kehilangan tempat tinggal maupun mengalami tekanan psikologis akibat bencana.

Kapolresta Cilacap menyampaikan bahwa jajaran Polri langsung berada di lokasi dan berkoordinasi dengan Kalakhar BPBD Provinsi, Kepala BPBD Kabupaten Cilacap, Basarnas, serta perangkat desa. Karena kondisi gelap dan tanah tidak stabil, pencarian malam dibatasi dan kembali dilanjutkan pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB. Untuk mempercepat operasi, Polri mengerahkan 155 personel, terdiri dari 125 personel Polresta Cilacap dan 30 personel Brimob, serta 4 anjing pelacak (K9) untuk mendeteksi titik-titik yang diduga terdapat korban. Pencarian masih mengandalkan peralatan manual seperti cangkul dan senso karena medan berat dan tebalnya timbunan tanah menghambat penggunaan alat berat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menegaskan bahwa Polri bekerja all out dalam misi kemanusiaan ini. Ia mengatakan setiap personel dikerahkan dengan penuh tanggung jawab, menggabungkan pencarian manual, dukungan anjing pelacak, hingga layanan trauma healing bagi keluarga korban. Menurutnya, keselamatan warga dan tim pencarian merupakan prioritas utama.

Perkembangan terbaru, Kapolresta Cilacap melaporkan bahwa pada pukul 10.45 WIB satu korban atas nama Yuni dari Dusun Tarukahan berhasil ditemukan setelah sebelumnya dinyatakan hilang. Dengan temuan ini, jumlah warga yang masih dalam pencarian menjadi 20 orang. Upaya pencarian di Dusun Tarukahan maupun Dusun Cibuyut terus dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.

Polri mengimbau warga tetap waspada, menjauhi area tebing rawan runtuhan, dan mengikuti instruksi petugas. Operasi SAR akan terus dilaksanakan sepanjang hari dengan kekuatan penuh bersama BPBD, Basarnas, TNI, relawan SAR, dan pemerintah daerah hingga seluruh korban ditemukan. (**)

Continue Reading

Trending