Connect with us

Ragam

Ombudsman Apresiasi Kepatuhan Pelayanan Standar Kanwil Kemenkumham Sultra

Published

on

Johannes Widijantoro dan Silvester Sili Laba bersama PJU Kanwil Kemenkumham Sultra (Foto: Humas Kumham Sultra)

KENDARI, Kendari24.com – Ombudsman RI mengapresiasi kepatuhan standar pelayanan publik yang diberikan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tenggara terhadap masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Anggota Ombudsman RI, Johannes Widijantoro, saat berkunjung di Kanwil Kemenkumham Sultra, Rabu (12/10/2022).

Didampingi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), Silvester Sili Laba, dan juga Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra, Mastri Susilo, Johannes Widijantoro memantau semua layanan yang disediakan oleh Kantor Wilayah. Adapun layanan tersebut diantaranya layanan Administrasi Hukum Umum (AHU), layanan Kekayaan Intelektual (KI), layanan Administrasi, layanan Pemasyarakatan, layanan Imigrasi, layanan Komunikasi Masyarakat (Yankomas) HAM serta layanan Bantuan Hukum.

Dalam menunjang pelayanan, Kanwil Kemenkumham Sultra juga menyiapkan layanan prioritas bagi penyandang disabilitas, lansia dan ibu menyusui dengan menyiapkan Ruang Menyusui, Taman Bermain Anak, Kursi Roda, Toilet Khusus, Layanan Khusus (didatangi langsung oleh petugas layanan), pojok pijat refleksi. Selain itu Pojok Aspirasi dan Pojok NgoPI (Ngobrol Inspirasi) juga disediakan dalam menunjang pelayanan ini.

Dalam kesempatan ini, Johannes Widijantoro mengungkapkan bahwa Kemenkumham Sultra telah sukses menghadirkan layanan yang baik kepada masyarakat dengan proses yang tidak berbelit-belit.

“Layanan publik (Kantor Wilayah) sangat baik. Semua layanan sudah tersedia. Tantangannya sisa bagaimana petugas yang bersangkutan yang bertugas sehari-harinya bersungguh-sungguh memberikan pelayanan terbaiknya,” ungkapnya.

Dia juga berharap agar Kemenkumham Sultra terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan selalu menerima kritikan yang sifatnya membangun.

“Aduan di kami pasti ada (Layanan Kemenkumham), tapi itu tidak boleh dimaknai negatif. Justru Kemenkumham harus mendukung demi perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Johanes.

Johannes Widijantoro saat memantau layanan yang disediakan oleh Kantor Wilayah Kemenkumham Sultra (Foto: Humas Kumham Sultra)

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Sultra, Silvester Sili Laba, merasa bangga dikunjungi langsung oleh Anggota Ombudsman RI. Pihaknya komitmen akan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Terimakasih Ombudsman selalu mendampingi kami dalam memperbaiki pelayanan publik yang ada di jajaran Kemenkumham Sultra. Kami selalu komitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ungkap Silvester.

Selain di Kantor Wilayah, Anggota Ombudsman RI juga memantau pelayanan publik di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Kendari, dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari.

Ragam

Siapkan Ramadan Penuh Berkah, Warga Graha Asri Bersih-bersih Masjid dan Susun Program Keagamaan

Published

on

By

KENDARI24.COM — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, warga Graha Asri, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar kerja bakti membersihkan Masjid Raudatussholihin, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut diikuti oleh warga sekitar, pengurus masjid, serta tokoh masyarakat setempat. Mereka bersama-sama membersihkan bagian dalam dan luar masjid, mulai dari ruang salat, halaman, hingga fasilitas penunjang lainnya, agar nyaman digunakan selama Ramadan.

Ketua RW 07 Graha Asri, Arif Gani Yaparto, mengatakan bahwa kerja bakti ini menjadi bentuk kebersamaan warga dalam mempersiapkan diri menyambut bulan penuh berkah.

“Selain gotong royong membersihkan masjid, pengurus masjid juga mengadakan pertemuan bersama untuk membahas program dan kegiatan selama bulan Ramadan,” ujar Arif.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Raudattushalihin, Hajar Aswad, menjelaskan bahwa selama Ramadan akan digelar berbagai kegiatan keagamaan untuk memakmurkan masjid dan meningkatkan spiritualitas warga.

“Dalam bulan suci Ramadan, kami akan mengadakan sejumlah kegiatan seperti lomba Nuzulul Quran, tadarus Al-Qur’an, serta kajian majelis taklim,” kata Hajar.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan Ramadan dengan kegiatan positif serta aktif memakmurkan masjid. Hajar berharap anak-anak dan remaja juga ikut meramaikan masjid dengan tetap menjaga ketertiban dan adab selama beribadah.

“Kami berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum kebersamaan, peningkatan iman, serta kepedulian sosial di lingkungan Graha Asri,” tutupnya. (**)

Continue Reading

Ragam

Najwa dan Lampu Merah Wua-Wua: Ketika Masa Kecil Terkikis di Jalan Raya

Published

on

By

AKP Kevin Fahri Ramadan, Kasat Lantas Polresta Kendari

KENDARI – Petang itu, lampu merah di perempatan PLN Wua-Wua Kendari masih ramai seperti biasanya. Deru kendaraan bercampur gerimis, anak-anak bergerak di sela-sela mobil, dan berlarian menawarkan tisu kepada pengendara yang berhenti. Di antara mereka, ada Najwa, bocah 8 tahun yang seharusnya menikmati masa kanak-kanak di bangku sekolah.

Namun, pada Kamis (29/1/2026) petang itu menjadi hari yang tak pernah dibayangkan keluarganya. Najwa tewas setelah terlindas alat berat jenis loader di perempatan tersebut. Tragedi ini bukan hanya kecelakaan lalu lintas biasa, ia menjadi potret getir tentang anak-anak yang terpaksa bekerja di jalan demi bertahan hidup.

Najwa diketahui sering membantu keluarganya dengan berjualan tisu bersama saudaranya di lampu merah. Uang receh dari pengendara bukan sekadar tambahan, tetapi menjadi penopang kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolahnya. Jalan raya, yang seharusnya aman bagi anak-anak, justru menjadi tempat ia mencari nafkah.

Di sisi lain, penyelidikan polisi menunjukkan bahwa kecelakaan ini bermula dari kelalaian penggunaan alat berat di jalan umum. Kasat Lantas Polresta Kendari AKP Kevin Fahri Ramadan menjelaskan, pihaknya segera memeriksa saksi-saksi dan menganalisis rekaman CCTV.

Hasilnya mengarah pada sebuah loader yang dikemudikan ZA (36). Alat berat itu kini diamankan di Mapolresta Kendari, sementara ZA masih menjalani pemeriksaan intensif. Ia dijerat Pasal 310 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman maksimal enam tahun penjara.

Kasat Lantas menegaskan bahwa alat berat seharusnya tidak melintas di jalan raya.

“Untuk alat berat ini, tidak boleh jalan sendiri di jalan raya, karena memang bukan peruntukkannya, apabila mau berjalan harus menggunakan towing (truk pemuat) untuk menuju lokasi kerja,” katanya.

Di balik proses hukum, duka keluarga Najwa masih sangat terasa. Mereka kehilangan seorang anak yang ceria, sekaligus kehilangan harapan kecil yang ikut membantu ekonomi keluarga.

Peristiwa ini juga menggugah pertanyaan lebih besar, sampai kapan anak-anak harus mempertaruhkan keselamatan di jalan demi bertahan hidup.

Fenomena anak di Kendari yang berada dalam kondisi serupa menjual tisu, air mineral, atau sekadar meminta belas kasihan di lampu merah. Mereka tumbuh di persimpangan antara kemiskinan dan risiko.

Tragedi Najwa seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah daerah. Diperlukan solusi nyata, bantuan ekonomi keluarga miskin, program perlindungan anak, dan alternatif pekerjaan yang layak bagi orang tua mereka, agar anak-anak tidak lagi harus mencari nafkah di jalanan.

Najwa telah pergi. Namun, harapannya masih bisa hidup—jika kota ini memilih melindungi anak-anaknya, bukan membiarkan mereka berjuang sendirian di tengah arus kendaraan (**)

Continue Reading

Ragam

Pastikan Tepat Waktu dan Berkualitas, Kapolda Sultra Cek Langsung SPPG Polresta Kendari

Published

on

By

KENDARI — Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, melakukan pengecekan langsung progres pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di lingkungan Polresta Kendari, Rabu (28/1/2026) siang.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Sultra didampingi Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Gidion Arif Setyawan, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, serta jajaran Polresta Kendari. Kehadiran pimpinan Polda Sultra ini menjadi bentuk komitmen institusi Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan gizi masyarakat melalui pembangunan SPPG Polri.

Kapolda Sultra bersama rombongan meninjau sejumlah bagian bangunan, mendengarkan pemaparan progres pekerjaan, sekaligus memberikan arahan terkait kualitas pembangunan, fungsi pelayanan, serta pemanfaatan SPPG ke depan.

Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko menegaskan bahwa pembangunan SPPG Polri tidak hanya sekadar memenuhi target fisik, namun harus benar-benar siap memberikan pelayanan yang maksimal dan berkelanjutan.

“SPPG ini harus dibangun dengan kualitas yang baik, selesai tepat waktu, dan benar-benar siap digunakan. Tujuannya jelas, untuk mendukung peningkatan pemenuhan gizi masyarakat serta mendukung program pemerintah,” tegas Kapolda Sultra.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana, termasuk sistem pengelolaan dan distribusi layanan, agar manfaat SPPG dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol. Iis Kristian mengatakan, kunjungan Kapolda merupakan bentuk pengawasan langsung agar pembangunan SPPG Polri berjalan sesuai rencana dan standar yang telah ditetapkan.

“Kunjungan Kapolda ini menekankan pentingnya ketepatan waktu penyelesaian serta kesiapan sarana dan prasarana, sehingga SPPG nantinya dapat memberikan manfaat secara baik dan optimal,” ujar Kombes Pol. Iis Kristian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Kendari Kombes Pol. Edwin L. Sengka, Wakapolresta Kendari AKBP Moh. Yosa Hadi, para PJU dan perwira Polresta Kendari, auditor Itwasda Polda Sultra, mitra pengelola pembangunan SPPG Polresta Kendari, serta perwakilan personel Polresta Kendari.(**)

Continue Reading

Trending