Connect with us

Olah Raga

Ngamuk, Atlet PON Sultra Diberi Nasi Basi

Published

on

LM Bariun, Wadan Satgas PON Sulawesi Tenggara

Kendari24.com – KENDARI, Video berdurasi sekitar 2 menit yang memperlihatkan ruang makan atlet PON Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menjalani pemusatan latihan di salah satu hotel di Kota Kendari mengamuk, pasalnya makanan yang disajikan oleh pihak hotel sudah berbau tidak sedap dan basi.

Ayu, Seorang karyawan hotel yang hendak dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan dan meminta agar kasus itu dikonfirmasi ke Satgas Koni Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Wakil Komandan Satuan Tugas (Satgas) PON Sulawesi Tenggara, LM Bariun membenarkan jika video yang beredar tersebut terjadi di ruang makan atlet yang menjalani pemusatan latihan menuju PON Papua.

Bariun menjelaskan jika kejadian terjadi pada Minggu Malam(1/8/2021) saat para atlet, pelatih dan official hendak makan malam, namun karena diduga makanan yang disajikan sudah berbau tidak sedap dan basi sehingga mereka mengeluh kepada Satgas Koni yang bertugas dan menimbulkan cekcok antara satgas dan para pelatih.

““Kejadiannya minggu malam, pada saat makan malam, mereka komplain terkait nasi basi,”ungkap Bariun saat ditemui Rabu (4/8/2021).

Saat kejadian Satgas juga meminta agar mereka yang komplain untuk tidak makan, dan meminta mereka makan diluar hotel.

“Mereka keluar itu juga dibantu oleh panitia dan salah satu Satgas juga dengan membayarkan makanan mereka”, ungkapnya.

Usai kejadian tersebut Satgas telah melakukan evaluasi kepada panitia dan pihak hotel dan menjelaskan jika makanan yang disajikan tersebut tidak basi, namun karena disajikan dalam kondisi panas sehingga menyebabkan makan bau tidak sedap dan seperti basi.

“Hasil pengecekan itu tidak basi, hanya endapan saja dari penutup wadah sajian, jadi pada saat dibuka akan ada kayak rasa lainnya gitu,”ujarnya.

Satgas PON Koni Sulawesi Tenggara juga telah meminta agar pihak hotel tidak menyajikan makanan dengan cara seperti itu lagi sebab hal itu dapat berisiko pada kondisi kesehatan atlet yang masih menjalani persiapan menuju PON XX Papua.

“Kami sudah rapatkan dan memanggil pihak hotel, Chef dan panitia,saya tidak mau terulang lagi seperti itu dan alhamdulillah sekarang sudah berjalan baik,” ujar Bariun yang juga Ketua PBSI Sultra.

Olah Raga

Kickboxing Sultra Raih 8 Medali di Debut Kejurnas 2025 Jakarta

Published

on

By

Ketua KI Sultra Afdhal bersama atlet tim kickboxing Sultra

JAKARTA, Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia (KI) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mencatatkan prestasi gemilang pada debutnya di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kickboxing Senior dan Junior 2025. Bertanding di GOR Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, dari 28 November hingga 3 Desember 2025, kontingen Sultra yang baru terbentuk berhasil membawa pulang 8 medali meski diikuti 266 atlet dari 19 provinsi.

Puncak prestasi diraih oleh Muhammad Saleh Karnawi yang menyabet medali emas di kelas 57 kg nomor Ring Sport Kickboxing Pro K1. Pada partai final, Saleh Karnawi berhasil mengalahkan Leonargen Oppue dari DKI Jakarta, tuan rumah kejuaraan. Medali lainnya diperoleh dari berbagai nomor seperti Ring Sport Low Kick, Ring Sport Full Contact, Tatami Point Fighting, dan Tatami Kick Light.

Ketua Umum Kickboxing Sultra, Afdhal, menyatakan rasa syukur atas capaian atlet dan akan menjadi pembelajaran dan pengalaman tanding.

“Ini merupakan kejuaraan nasional pertama yang kami ikuti. Kami bersyukur ini menjadi pembelajaran dan pengalaman awal bagi para atlet Sultra. Ke depan, kami akan lebih mempersiapkan diri untuk event-event mendatang, khususnya PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara,” ujar Afdhal. Rabu (3/11/2025).

Ajang Kejurnas ini tidak hanya sebagai kompetisi, tapi juga seleksi untuk menjaring atlet potensial mewakili Sultra di PON 2026.

“Capaian ini menjadi kebanggaan awal bagi kami dan Sulawesi Tenggara, karena seluruh atlet merupakan putra-putri asli Sultra, binaan dojo dan camp lokal. Kami berprinsip, apa gunanya medali jika bukan hasil binaan sendiri,” tambah Afdhal.

Prestasi ini membuktikan potensi besar atlet Sultra di cabang olahraga bela diri kickboxing, sekaligus menjadi modal berharga menuju multievent nasional mendatang. Selamat kepada seluruh kontingen Kickboxing Sultra.(**)

Continue Reading

Olah Raga

Cabor Dayung Sumbang Medali Pertama Bagi Kontingen POPNAS Sultra

Published

on

By

Atlet dan pelatih dayung Sultra Ratna dan Waode Fitri Rahmanjani

JAKARTA, Tim Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil meraih medali perunggu pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025 yang digelar di Jakarta. Prestasi ini menjadi medali pertama bagi Sultra. Selasa (4/11/2025).

Tim Sultra di nomor rowing men quadrapel diperkuat oleh Fadlan Fauzan, Muhammad Dinul Rahman, Arwan Untung, dan Andika Pratama, harus puas berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 02.52 detik. Mereka kalah dari DKI Jakarta yang finis di urutan kedua dengan waktu 02.48 detik, serta Jawa Barat yang meraih medali emas dengan waktu terbaik 02.46 detik.

Pelatih tim dayung POPNAS Sultra Ratna mengatakan 4 atlet peraih medali ini menjalani pemusatan latihan sekitar sebulan dan bersyukur hal ini bisa membanggakan.

“Ini adalah medali pertama untuk Sultra di POPNAS. Kami bangga dengan perjuangan para atlet muda Sultra,” ujarnya saat dihubungi. Selasa (4/11/2025).

Ratna melanjutkan, Sultra masih akan mengikuti nomor canoeing dan berharap masih bisa menambah peroleh medali untuk Sultra.

“Nomor Rowing sudah, kita masih ikut nomor canoeing, semoga bisa menambah medali untuk kontingen,” katanya.

POPNAS 2025 mempertemukan ribuan pelajar berbakat dari seluruh provinsi di Indonesia, Tim Sultra diharapkan dapat memotivasi generasi muda di daerah untuk terus berprestasi di tingkat nasional.(**)

Continue Reading

Olah Raga

KONI Apresiasi Dukungan Kapolda Sultra bagi Atlet PON Bela Diri 2025

Published

on

By

KENDARI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyampaikan apresiasi yang tidak terhingga atas dukungan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara bagi kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II 12-26 Oktober 2025 di Kudus, Jawa Tengah.

Ketua Umum KONI Sultra Andi Ady Aksar mengatakan keikutsertaan personel anggota Polda Sultra, baik sebagai atlet, pelatih maupun ofisial adalah wujud kolaborasi memajukan olahraga di Bumi Anoa.

“Tidak mungkin anggota Polda Sultra terlibat aktif, baik sebagai atlet, pelatih maupun ofisial pada PON Bela Diri 2025 tanpa izin Bapak Kapolda Sultra. Karena itu KONI mengapresiasi dukungan Perwira Tinggi penyandang dua bintang di pundak tersebut,” ujar Andi.

Kontingen PON Bela Diri II Sultra diperkuat tiga orang atlet anggota Polri, yakniAiptu Haryanto (Sambo) Briptu Alham (Pencak Silat) dan Bripda Harya Alimin (Pencak Silat) yang merebut medali Perunggu.

Selain kontribusi atlet juga anggota Korps Bhayangkara Polda Sultra AKP Richard Richardo Nimbo, memperkuat barisan panitia/ofisial kontingen PON Bela Diri Sultra.

Tidak tanggung-tanggung Richard yang juga Kaur Yankes Biddokkes Polda Sultra bertanggungjawab sebagai Koordinator Official Monitoring dan Evaluasi. Talenta atlet, pelatih maupun penggiat olahraga di institusi Kepolisian tidak diragukan. Khususnya cabang olahraga bela diri maupun permainan, seperti Bolavoli.

Komite Olahraga Polri (KOP) hadir untuk menjawab potensi personel Polri yang memiliki talenta olahraga.

“Kolaborasi KOP dan KONI sangat diharapkan untuk bersama-sama mengorbit atlet-atlet prestasi,” kata Richard yang juga Ketua Pengprov Binaraga Sultra.

Kiprah atlet dan pelatih berlatar belakang anggota Polri sudah terbukti menyumbangkan medali.Sebaliknya tidak sedikit atlet wanita maupun pria yang berprestasi olahraga direkrut menjadi anggota Polri.(**)

Continue Reading

Trending