Connect with us

Politik

Menurunnya Partisipasi Pemilih dan Ancaman Politik Uang di Pilkada Serentak

Published

on

Warga salurkan hak politiknya di TPS pada pilkada serentak di Kendari

Kendari, KENDARI24.COM – Pilkada serentak yang digelar pada Rabu, 27 November 2024 telah usai, di Kota Kendari mencatatkan fenomena yang memprihatinkan dengan menurunnya partisipasi pemilih dibandingkan Pemilu 2024 atau bahkan Pilwali Kota Kendari 2017. Tingkat partisipasi yang rendah ini menjadi tantangan serius bagi demokrasi lokal dan membutuhkan perhatian mendalam dari semua pihak.

Di TPS 5 Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, misalnya, hanya 274 dari 424 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang menggunakan hak politiknya, sementara 150 pemilih tidak hadir. Ironisnya, TPS ini bahkan harus melakukan pemungutan suara ulang setelah Bawaslu menemukan adanya pelanggaran.

Situasi serupa terjadi di berbagai TPS lain di Kota Kendari berdasarkan data masuk di situs Sirekap KPU. Di Kecamatan Wua-wua, Kelurahan Anawai, tingkat partisipasi juga menunjukkan tren penurunan. Di TPS 4, sebanyak 127 dari 548 DPT tidak memilih, sehingga hanya 421 orang yang berpartisipasi. Hal serupa terlihat di TPS 9, di mana 107 dari 578 DPT tidak menggunakan hak pilihnya, dengan total pemilih hanya mencapai 471.

Kondisi ini semakin diperparah di Kelurahan Wowawanggu. Di TPS 4, dari 531 DPT, sebanyak 108 pemilih tidak hadir, sehingga hanya 423 orang yang berpartisipasi. Fenomena serupa juga terlihat di TPS lain di Kota Kendari, dengan rata-rata 50 hingga 100 pemilih per TPS tidak menyalurkan hak politiknya.

Salah satu penyebab utama menurunnya partisipasi adalah apatisme politik masyarakat yang semakin tinggi. Kekecewaan terhadap kinerja pemimpin sebelumnya, kurangnya kepercayaan terhadap proses demokrasi, atau ketidakpuasan terhadap figur calon yang tersedia membuat warga enggan datang ke TPS.

Selain itu, praktik politik uang (money politics) juga menjadi ancaman besar. Politik uang merusak integritas pemilu dan menciptakan kesan bahwa suara rakyat dapat dibeli, sehingga semakin banyak pemilih yang merasa bahwa hasil pemilu tidak lagi relevan dengan aspirasi mereka.

Situasi ini harus menjadi perhatian serius bagi penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, dan partai politik. Diperlukan langkah strategis seperti peningkatan edukasi politik masyarakat, pengawasan ketat terhadap praktik politik uang, serta sanksi tegas terhadap pelanggaran. Upaya ini penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap demokrasi dan meningkatkan partisipasi pemilih.

Kota Kendari membutuhkan pemimpin yang lahir dari proses demokrasi yang bersih dan partisipatif, bukan dari politik uang atau apatisme rakyat. Jika tren ini terus berlanjut, demokrasi lokal kita akan kehilangan makna dan tujuannya. Mari kita bersama-sama menjaga kualitas pemilu untuk masa depan Kota Kendari yang lebih baik.(Redaksi)

Continue Reading

Politik

Sudah Mundur dari Perindo, Afdhal Bantah Masuk Struktur PAN Sultra

Published

on

By

Afdhal bersama politisi partai PAN Sultra

KENDARI24.COM — Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Tenggara, Afdhal, membantah isu yang menyebut dirinya telah masuk dalam jajaran kepengurusan DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra.

Afdhal menegaskan, hingga saat ini belum ada surat keputusan (SK) resmi dari DPP PAN terkait susunan kepengurusan DPW PAN Sultra, termasuk posisi yang dikaitkan dengan dirinya.

“Sepengetahuan saya belum ada. Baru penunjukan formatur, belum ada SK kepengurusan. Isu menyebar cepat,” ujar Afdhal saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).

Ia juga membantah kabar yang menyebut dirinya akan menjabat sebagai bendahara dalam struktur DPW PAN Sultra. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar karena kepengurusan resmi belum ditetapkan.

Di sisi lain, Afdhal membenarkan dirinya telah mengundurkan diri dari Partai Perindo. Ia menyebut surat pengunduran dirinya telah diserahkan ke ketua DPD partai Perindo Kota Kendari untuk diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kalau mundur dari Ketua Perindo memang iya. Surat sudah saya titip sama Pak Hasbulan untuk dibawa ke DPP,” katanya.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa Afdhal masuk dalam jajaran inti kepengurusan DPW PAN Sultra bersama Ketua DPW Yusran Akbar, Bupati Konawe dan Sekretaris Husmaluddin, wakil Bupati (Kolaka) Namun, Afdhal menegaskan kabar tersebut tidak benar dan meminta publik menunggu keputusan resmi dari DPP PAN.

Menurutnya hingga kini, struktur kepengurusan DPW PAN Sultra masih dalam proses penyusunan oleh tim formatur dan belum diumumkan secara resmi. (**)

Continue Reading

Politik

Momentum Ramadan, Ketua DPRD Kendari Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Published

on

By

KENDARI24.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kendari bersama Sekretariat DPRD Kota Kendari menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan tausiyah Ramadan dan salat Magrib berjamaah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Utama Kantor Sekretariat DPRD Kota Kendari. Senin (9/3/2026).

Acara ini dihadiri Ketua DPRD Kota Kendari Laode Muhammad Inarto, Wakil Ketua I Rizki Brilian Pagala, Wakil Ketua II Irmawati, sejumlah anggota DPRD, Sekretaris DPRD Kota Kendari M. Ibrahim Muis, Kasubag Kepegawaian Heriatman, pejabat fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Kendari.

Ketua DPRD Kendari, Laode Muhammad Inarto mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut tidak sekadar menjadi ajang berbuka, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara pimpinan dan anggota DPRD dengan jajaran Sekretariat DPRD.

Menurutnya, kebersamaan di bulan Ramadan menjadi kesempatan untuk menyatukan langkah dalam menjalankan tugas dan fungsi lembaga legislatif dalam melayani masyarakat Kota Kendari.

“Bulan Ramadan yang penuh berkah ini harus kita jadikan sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat komitmen bersama. Baik sebagai anggota DPRD maupun sebagai bagian dari Sekretariat DPRD, kita memiliki tujuan yang sama yaitu melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Inarto.

Ia menambahkan nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa seperti kesabaran, kejujuran, dan empati perlu dijadikan pedoman dalam menjalankan tugas legislatif, pengawasan, dan penganggaran.

Menurutnya, nilai tersebut penting agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Puasa mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Karena itu setiap kebijakan yang kita buat harus selalu berpijak pada kepentingan masyarakat luas,” katanya.

Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan. Acara juga diisi dengan tausiyah Ramadan serta doa bersama yang dipanjatkan untuk kemakmuran Kota Kendari dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam tausiyah tersebut, para peserta diingatkan tentang pentingnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai abdi negara yang berpegang pada nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. (**)

Continue Reading

Politik

KPU Sultra Gelar Buka Puasa Bersama, Ketua KPU RI Ajak Tebar Kebaikan

Published

on

By

KENDARI24.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara menggelar silaturahmi kelembagaan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di uala Kusnil Kamil Manik KPU Sultra. Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antar lembaga sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin atau Gus Afif yang hadir melalui during mengajak seluruh pihak untuk terus menebarkan kebaikan serta memperbanyak silaturahmi.

“Sebarkanlah salam, doakan sesama, dan perbanyak silaturahmi. Dengan begitu kita dapat menghadirkan rasa aman serta kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Afifuddin.

Gua Afif juga mengingatkan pentingnya meninggalkan jejak kebaikan selama menjalankan amanah jabatan.

“Jadilah orang yang dikenang karena kebaikannya setelah selesai menjabat. Jadilah orang yang dibicarakan karena kebaikan yang telah dilakukan,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Sulawesi Tenggara, Suprihaty Prawaty Nengtias menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua KPU RI serta pesan yang disampaikan kepada jajaran KPU di daerah.

Menurutnya, nilai-nilai yang disampaikan tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas.

“Kami berterima kasih atas kehadiran Ketua KPU RI dan pesan yang telah disampaikan. Kami berharap hal tersebut dapat menjadi teladan bagi seluruh jajaran KPU Sultra untuk terus bekerja dengan integritas, menjaga kepercayaan publik, serta memperkuat silaturahmi antar lembaga,” ujar Ningtyas.

Ia juga berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan guna mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga kualitas demokrasi di Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini juga diikuti oleh KPU Daerah se Sulawesi Tenggara yang hadir memalui daring dan jurnalis di Kota Kendari.(**)

Continue Reading

Trending