Connect with us

Ragam

Kakak Beradik Tenggelam Di Sungai Lasolo, 1 Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Published

on

KONAWE UTARA, Kendari24.com –  Tim gabungan Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Basarnas Kendari kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang korban yang dilaporkan hilang terseret arus sungai Lasolo di Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Sabtu (10/12/2022).

Sebelumnya Tim gabungan KKP Basarnas Kendari telah menemukan seorang korban bernama Erik (17) di lokasi yang sama dengan kondisi meninggal dunia pada Jumat (9/12/2022) Sore.

Humas Kantor Pencarian dan pertolongan Kendari Wahyudi mengatakan, Tim Sar gabungan masih melanjut pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan, sementara satu korban yang ditemukan meninggal dunia sudah diserahkan ke pihak keluarga.

Selanjutnya tim SAR gabungan masih akan melanjutkan pencarian terhadap satu korban Aslan (21) yang juga diketahui merupakan kakak kandung korban.

 “Korban ditemukan SAR gabungan sudah meninggal dunia di sekitar 80 meter lokasi kejadian, tim gabungan masih melanjutkan pencarian satu korban lain,” ujar Yudi pada Sabtu (10/10/2022).

Sebelumnya kedua korban  yang merupakan kakak beradik itu dinyatakan hilang terseret arus sungai saat hendak mandi di sungai Lasolo Kabupaten Konawe Utara pada Kamis (08/12/2022) sore.

Continue Reading

Ragam

Najwa dan Lampu Merah Wua-Wua: Ketika Masa Kecil Terkikis di Jalan Raya

Published

on

By

AKP Kevin Fahri Ramadan, Kasat Lantas Polresta Kendari

KENDARI – Petang itu, lampu merah di perempatan PLN Wua-Wua Kendari masih ramai seperti biasanya. Deru kendaraan bercampur gerimis, anak-anak bergerak di sela-sela mobil, dan berlarian menawarkan tisu kepada pengendara yang berhenti. Di antara mereka, ada Najwa, bocah 8 tahun yang seharusnya menikmati masa kanak-kanak di bangku sekolah.

Namun, pada Kamis (29/1/2026) petang itu menjadi hari yang tak pernah dibayangkan keluarganya. Najwa tewas setelah terlindas alat berat jenis loader di perempatan tersebut. Tragedi ini bukan hanya kecelakaan lalu lintas biasa, ia menjadi potret getir tentang anak-anak yang terpaksa bekerja di jalan demi bertahan hidup.

Najwa diketahui sering membantu keluarganya dengan berjualan tisu bersama saudaranya di lampu merah. Uang receh dari pengendara bukan sekadar tambahan, tetapi menjadi penopang kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolahnya. Jalan raya, yang seharusnya aman bagi anak-anak, justru menjadi tempat ia mencari nafkah.

Di sisi lain, penyelidikan polisi menunjukkan bahwa kecelakaan ini bermula dari kelalaian penggunaan alat berat di jalan umum. Kasat Lantas Polresta Kendari AKP Kevin Fahri Ramadan menjelaskan, pihaknya segera memeriksa saksi-saksi dan menganalisis rekaman CCTV.

Hasilnya mengarah pada sebuah loader yang dikemudikan ZA (36). Alat berat itu kini diamankan di Mapolresta Kendari, sementara ZA masih menjalani pemeriksaan intensif. Ia dijerat Pasal 310 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman maksimal enam tahun penjara.

Kasat Lantas menegaskan bahwa alat berat seharusnya tidak melintas di jalan raya.

“Untuk alat berat ini, tidak boleh jalan sendiri di jalan raya, karena memang bukan peruntukkannya, apabila mau berjalan harus menggunakan towing (truk pemuat) untuk menuju lokasi kerja,” katanya.

Di balik proses hukum, duka keluarga Najwa masih sangat terasa. Mereka kehilangan seorang anak yang ceria, sekaligus kehilangan harapan kecil yang ikut membantu ekonomi keluarga.

Peristiwa ini juga menggugah pertanyaan lebih besar, sampai kapan anak-anak harus mempertaruhkan keselamatan di jalan demi bertahan hidup.

Fenomena anak di Kendari yang berada dalam kondisi serupa menjual tisu, air mineral, atau sekadar meminta belas kasihan di lampu merah. Mereka tumbuh di persimpangan antara kemiskinan dan risiko.

Tragedi Najwa seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah daerah. Diperlukan solusi nyata, bantuan ekonomi keluarga miskin, program perlindungan anak, dan alternatif pekerjaan yang layak bagi orang tua mereka, agar anak-anak tidak lagi harus mencari nafkah di jalanan.

Najwa telah pergi. Namun, harapannya masih bisa hidup—jika kota ini memilih melindungi anak-anaknya, bukan membiarkan mereka berjuang sendirian di tengah arus kendaraan (**)

Continue Reading

Ragam

Pastikan Tepat Waktu dan Berkualitas, Kapolda Sultra Cek Langsung SPPG Polresta Kendari

Published

on

By

KENDARI — Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, melakukan pengecekan langsung progres pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di lingkungan Polresta Kendari, Rabu (28/1/2026) siang.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Sultra didampingi Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Gidion Arif Setyawan, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, serta jajaran Polresta Kendari. Kehadiran pimpinan Polda Sultra ini menjadi bentuk komitmen institusi Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan gizi masyarakat melalui pembangunan SPPG Polri.

Kapolda Sultra bersama rombongan meninjau sejumlah bagian bangunan, mendengarkan pemaparan progres pekerjaan, sekaligus memberikan arahan terkait kualitas pembangunan, fungsi pelayanan, serta pemanfaatan SPPG ke depan.

Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko menegaskan bahwa pembangunan SPPG Polri tidak hanya sekadar memenuhi target fisik, namun harus benar-benar siap memberikan pelayanan yang maksimal dan berkelanjutan.

“SPPG ini harus dibangun dengan kualitas yang baik, selesai tepat waktu, dan benar-benar siap digunakan. Tujuannya jelas, untuk mendukung peningkatan pemenuhan gizi masyarakat serta mendukung program pemerintah,” tegas Kapolda Sultra.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana, termasuk sistem pengelolaan dan distribusi layanan, agar manfaat SPPG dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol. Iis Kristian mengatakan, kunjungan Kapolda merupakan bentuk pengawasan langsung agar pembangunan SPPG Polri berjalan sesuai rencana dan standar yang telah ditetapkan.

“Kunjungan Kapolda ini menekankan pentingnya ketepatan waktu penyelesaian serta kesiapan sarana dan prasarana, sehingga SPPG nantinya dapat memberikan manfaat secara baik dan optimal,” ujar Kombes Pol. Iis Kristian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Kendari Kombes Pol. Edwin L. Sengka, Wakapolresta Kendari AKBP Moh. Yosa Hadi, para PJU dan perwira Polresta Kendari, auditor Itwasda Polda Sultra, mitra pengelola pembangunan SPPG Polresta Kendari, serta perwakilan personel Polresta Kendari.(**)

Continue Reading

Ragam

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Hadiri Perayaan Natal Bamagnas di Kendari

Published

on

By

KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menghadiri Perayaan Natal Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) bersama pemerintah daerah serta TNI–Polri yang digelar di Kota Kendari, Selasa malam.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Acara dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat dari berbagai gereja. Perayaan Natal ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang mengandung pesan penguatan iman, persatuan, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa perayaan Natal tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga sarana mempererat toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Tenggara.

“Natal mengajarkan kita tentang kasih, pengorbanan, dan perdamaian. Nilai-nilai ini sangat penting untuk terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya di Sulawesi Tenggara yang majemuk,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia juga mengapresiasi peran Bamagnas yang selama ini aktif membangun komunikasi lintas gereja serta bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan daerah.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung setiap upaya yang memperkuat persatuan serta menjaga kerukunan umat beragama,” tambahnya.

Andi Sumangerukka berharap, melalui perayaan Natal ini, masyarakat Sulawesi Tenggara semakin mempererat kebersamaan dan bersama-sama menjaga daerah tetap aman, damai, dan sejahtera.

Perayaan Natal Bamagnas tersebut turut dimeriahkan dengan pujian rohani, paduan suara, serta berbagai penampilan seni yang mencerminkan semangat kebersamaan dan keberagaman.(**)

Continue Reading

Trending