Connect with us

News

Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Penumpang Tenggelam di Bombana

Published

on

KENDARI24.COM – Puluhan penumpang terombang-ambing di laut setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Dalam video amatir yang beredar, para penumpang terlihat berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada gabus dan alat pelampung lainnya sambil menunggu pertolongan di tengah laut.

Kapal KM Cahaya Intan Celebes diketahui bertolak dari Bajoe, Sulawesi Selatan dan hendak menuju Pelabuhan Boepinang, Bombana. Namun di tengah pelayaran, kapal mengalami kebocoran hingga kemasukan air setelah dihantam gelombang tinggi saat cuaca buruk.

Data sementara mencatat terdapat 20 orang di dalam kapal yang terdiri dari 13 penumpang dan 7 kru. Selain mengangkut penumpang, kapal juga memuat beberapa unit sepeda motor, bahan pakan ternak, serta sembako.

Beruntung, saat kejadian terdapat kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi sehingga seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat setelah bertahan menggunakan gabus selama kurang lebih tiga jam di laut.

Komandan pos SAR Kolaka Haeruddin dari membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya kapal tenggelam itu dihantam cuaca buruk sebelum berlabuh di tujuannya di kecamatan Boepinang

“Benar telah terjadi kecelakaan kapal di perairan Poleang. Berdasarkan laporan yang kami terima, kapal mengalami kebocoran setelah dihantam gelombang tinggi saat cuaca buruk. Seluruh penumpang berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas dan saat ini dalam kondisi selamat,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah proses evakuasi, seluruh korban langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap stabil.

Selanjutnya, seluruh penumpang yang dinyatakan selamat dibawa ke Puskesmas Boepinang, Kecamatan Poleang, untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan medis.(**)

Continue Reading

News

Polda Sultra Catat Penurunan Kecelakaan 14 Persen Selama Operasi Ketupat

Published

on

By

KENDARI24.COM — Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara mencatat capaian positif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Idulfitri.

Berdasarkan hasil evaluasi, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Tenggara mengalami penurunan sebesar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi meskipun jumlah pemudik mengalami peningkatan di berbagai moda transportasi.

Data Ditlantas Polda Sultra menunjukkan, arus mudik melalui jalur darat meningkat 15 persen, jalur laut 19 persen, dan jalur udara 23 persen. Sementara itu, jumlah pelanggaran lalu lintas justru mengalami penurunan signifikan hingga 79 persen.

Dirlantas Polda Sultra Kombes Pol. Dr. Argowiyono mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta optimalnya langkah pengamanan yang dilakukan aparat.

“Penurunan ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat serta efektivitas langkah preemtif, preventif, dan represif yang telah dilaksanakan oleh jajaran kepolisian,” ujarnya. Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan operasi juga didukung oleh kesiapan personel di lapangan, optimalisasi pos pengamanan dan pos pelayanan, serta penerapan rekayasa lalu lintas di titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Selain itu, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan turut berperan penting dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik. Dukungan program seperti mudik gratis, pembatasan kendaraan angkutan berat, hingga kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga dinilai membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

Meski demikian, Ditlantas Polda Sultra tetap melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek, terutama kepatuhan pengguna jalan di titik tertentu serta pengelolaan arus saat puncak kepadatan.

“Ke depan, kami berharap kesadaran dan disiplin masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar secara berkelanjutan,” tutup Argowiyono.(**)

Continue Reading

News

Lantik Dua Pejabat Tinggi, Menteri Imipas Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Published

on

By

KENDARI24.COM — Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, resmi melantik dan mengambil sumpah dua pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rabu (1/4), di Jakarta.

Dua pejabat yang dilantik yakni Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi serta Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum.

Pelantikan tersebut turut dirangkaikan dengan serah terima jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi dari Brigjen Pol. Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko. Diketahui, Yuldi Yusman telah mengemban amanah sebagai Plt Dirjen Imigrasi selama kurang lebih satu tahun terakhir.

Dalam sambutannya, Menteri Agus menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi teladan dalam profesionalisme dan etika kerja.

“Semoga amanah yang resmi saudara emban mulai hari ini bukan hanya sekadar menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan, tetapi juga sebagai panutan dalam profesionalisme dan etika kerja,” ujar Agus.

Ia menegaskan, Kemenimipas sebagai bagian dari Kabinet Merah Putih menjalankan kewenangan yang merupakan pendelegasian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, seluruh jajaran dituntut memberikan kontribusi terbaik demi tercapainya tujuan nasional.

“Perlu kita sadari bahwa segala kewenangan yang kita miliki adalah merupakan pendelegasian dari kewenangan Bapak Presiden kepada kita sekalian,” tegasnya.

Selain itu, Agus juga mengingatkan bahwa seluruh anggaran kementerian bersumber dari uang rakyat, sehingga penggunaannya harus benar-benar diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Anggaran yang membiayai seluruh kegiatan kita adalah uang rakyat. Jadi penggunaannya harus berorientasi untuk memberikan kontribusi bagi upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Menutup arahannya, Menteri Agus menyampaikan pesan reflektif kepada seluruh jajaran agar menjadikan setiap momen sebagai kesempatan untuk memberikan manfaat bagi sesama.

“Setiap saat adalah baru. Dan yang kita jalani adalah sisa. Mudah-mudahan sisa perjalanan yang ada adalah manfaat kepada orang lain. Mudah-mudahan di sisa waktu yang ada bersama kita, bukan hanya kelihatan hidup, tetapi benar-benar hidup,” tuturnya.(**)

Continue Reading

News

Mutasi Polri, Kombes Hartoyo Jabat Irwasda Polda Sulsel

Published

on

By

Sertijab Irwasda Polda Sultra, Kombes Hartoyo Dimutasi ke Polda Sulsel

KENDARI24.COM — Jabatan Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sulawesi Tenggara resmi berganti. Kombes Pol Johanes Pangihutan Siboro ditunjuk sebagai Irwasda Polda Sultra menggantikan Kombes Pol Hartoyo.

Serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Didik Agung Widjanarko, dalam upacara yang digelar di Aula Dachara Polda Sultra, Senin (30/3/2026).

Kombes Pol Johanes Pangihutan Siboro sebelumnya menjabat sebagai Irbidjemensarpras Itwil III Itwasum Polri. Sementara itu, Kombes Pol Hartoyo dimutasi ke jabatan baru sebagai Irwasda Polda Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah di lingkungan Polri sebagai bagian dari pembinaan karier serta penyegaran organisasi.

“Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa, sebagai bentuk peremajaan organisasi serta pengembangan karier personel,” ujar Kapolda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kombes Pol Hartoyo atas dedikasi dan kinerjanya selama bertugas di Polda Sultra.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalitas selama mengabdi di Polda Sultra, serta selamat atas jabatan baru di Polda Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Kepada pejabat baru, Kapolda berharap Kombes Pol Johanes Pangihutan Siboro dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan.

“Saya berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program yang sudah ada,” tutupnya.

Kegiatan sertijab tersebut turut dihadiri Wakapolda Sultra Gidion Arief Setyawan, para pejabat utama Polda Sultra, Kapolres jajaran, Bhayangkari, serta personel Polda Sultra. (***)

Continue Reading

Trending