KENDARI24. COM – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo meresmikan 17 jembatan perintis di wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk dua jembatan utama bernama “Dhira Brata” yang berlokasi di Desa Sabilambo, Kabupaten Kolaka, dan Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur.
Peresmian tersebut dilakukan di sela kunjungan kerja Wakapolri ke Polda Sulawesi Tenggara sebagai tindak lanjut instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembangunan infrastruktur perintis guna membuka akses wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat.
“Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Dedi Prasetyo. Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, pembangunan jembatan perintis ini sejalan dengan arahan Presiden dalam membangun infrastruktur yang adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia.
“Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki karakter geografis yang penuh potensi sekaligus risiko. Oleh karena itu, infrastruktur yang dibangun harus tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Jembatan perintis yang dibangun tersebut diproyeksikan dapat melayani lebih dari 1.200 kepala keluarga serta menghubungkan sedikitnya sembilan desa di wilayah Kolaka dan Kolaka Timur.
Adapun dua jembatan utama yang diresmikan yakni Jembatan Dhira Brata 1 di Desa Sabilambo dengan tipe jembatan gantung asimetris sepanjang 30 meter dan lebar 1,2 meter, yang diperuntukkan bagi pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor dengan kapasitas hingga 1,5 ton.
Sementara itu, Jembatan Dhira Brata 2 di Desa Silui memiliki panjang 30 meter dan lebar 3 meter, dengan tinggi sekitar 3 meter dari permukaan air, yang menghubungkan Desa Silui dengan Desa Konawendepiha serta delapan desa lainnya dengan total sekitar 1.100 kepala keluarga.
Selain dua jembatan utama tersebut, Polri melalui jajaran Polres juga telah memetakan 15 titik pembangunan dan perbaikan jembatan lainnya di sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara, di antaranya di Kabupaten Konawe Selatan, Buton Utara, Bombana, Muna, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Konawe, Buton Tengah, dan Buton.
Pembangunan jembatan perintis ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Polri dan masyarakat dengan semangat gotong royong, serta dukungan tenaga teknis profesional guna memastikan keamanan konstruksi dan keberlanjutan infrastruktur.
Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, membuka akses wilayah terpencil, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(**)