Connect with us

Olah Raga

Buton dan Muna Barat Juarai Festival Dragon Boat Sulawesi Tenggara

Published

on

Ketua PODSI Sultra, Abdurrahman Shaleh bersama Tim dayung Buton

KENDARI, KENDARI24.com – Tim dragon boat (perahu naga) dari buton meraih hasil terbaik setelah mencapai finis pertama pada festival dragon boat yang dilaksanakan oleh PODSI Sulawesi Tenggara di teluk Kendari, Minggu (24/7/2022).

Pada posisi kedua dan ketiga di nomor 500 meter putra masing-masing diraih oleh Kabupaten Wakatobi dan Buton Utara.

Di final nomor 500 meter putri, Kabupaten Muna Barat meraih posisi pertama setelah mencatatkan waktu 2 menit, 54 detik 708 second, dan posisi kedua diraih oleh tim dayung Laworoku juga dari Muna Barat dengan catatan waktu 2 menit 57 detik 246 second, sementara di posisi ketiga diraih tim PODSI Kabupaten Buton dengan catatan waktu 3 menit 03 detik 122 second.

Ketua PODSI Sulawesi Tenggara Abdurrahman Shaleh mengungkapkan ajang perahu naga menjadi salah satu kegiatan untuk mengukur pembinaan atlet di daerah.

Selain itu kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan atlet PODSI Sulawesi Tenggara dan daerah dalam mempersiapkan atlet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang dan  Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh dan Sumatera Utara mendatang.

“Agenda kita kembali gairahkan karena akan muncul lagi bibit unggul atlet kita khususnya di dayung, kita berharap ini menjadi ajang persiapan Porprov bagi daerah dan dan PON tahun 2024,” ujarnya usai menutup kegiatan. Minggu (24/7/2022).

ARS menambahkan usai kegiatan ini pembinaan atlet di daerah harus dapat berjalan dengan baik, mulai dari kualitas latihan maupun pembinaan secara nonteknis. Sehingga sebagai daerah penyumbang atlet dayung di pelatnas, Sultra masih menjadi prioritas.

“Pembinaan ini harus berjalan dengan baik, baik dari segi kualitas latihannya maupun dari nonteknis, kita berharap ada regenerasi untuk dayung kita pasca beberapa atlet dayung sultra yang menghuni pelatnas dayung,” katanya.

Manager tim podsi muna barat, Sofyan menjelaskan meski persiapan minim namun hasil yang diraih menjadi tolak ukur persiapan atlet pada pekan olahraga Provinsi ke XIV di Kota Baubau dan Buton pada Desember mendatang.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah Muna Barat yang telah mendukung tim selama mengikuti kegiatan, meski dengan persiapan minim namun hasilnya sangat luar biasa,” ungkap Sofyan.

PODSI Sulawesi Tenggara akan menjadikan Festival Dragon Boat sebagai agenda tahun dan kedepannya kegiatan ini akan digelar lebih besar dengan diikuti oleh atlet dayung nasional.

Olah Raga

SSB CISC Kendari Rebut Gelar Juara U-12 Se-Sultra

Published

on

By

KENDARI24.COM — Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) CISC Kendari berhasil meraih gelar juara pertama kategori U-12 dalam turnamen sepak bola usia dini se-Sulawesi Tenggara yang digelar di Pomala, Kabupaten Kolaka, Minggu (5/4/2026).

CISC Kendari tampil impresif sejak babak penyisihan dengan permainan kolektif dan menyerang. Konsistensi tersebut berlanjut hingga partai final saat menghadapi SSB AS10 Konawe.

Pada laga puncak, kedua tim bermain ketat dan harus puas dengan skor imbang 1-1 di waktu normal. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana CISC Kendari berhasil memastikan kemenangan dengan skor 2-1.

Kemenangan tersebut disambut antusias oleh para orang tua pemain dan jajaran manajemen yang turut hadir memberikan dukungan langsung di lapangan.

Pelatih SSB CISC Kendari, Fendi, mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu tampil disiplin dan percaya diri sepanjang turnamen.

“Anak-anak bermain dengan semangat dan kerja sama yang baik. Ini hasil dari latihan dan komitmen mereka selama ini,” ujarnya.

Dengan hasil ini, CISC Kendari kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pembina talenta muda sepak bola di Sulawesi Tenggara yang mampu bersaing di level regional.(**)

Continue Reading

Olah Raga

Didukung 10 Pengcab, Martin Effendi Patulak Nahkodai PODSI Sultra

Published

on

By

KENDARI24.COM — Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulawesi Tenggara tahun 2026 menetapkan Martin Effendi Patulak sebagai Ketua Umum PODSI Sultra masa bakti 2026–2030.

Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam Musprov yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (7/3/2026).

Martin Effendi Patulak terpilih setelah memperoleh dukungan dari 10 pengurus cabang (Pengcab) PODSI dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

Usai ditetapkan sebagai ketua umum, Martin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi olahraga dayung di daerah tersebut selama empat tahun ke depan.

Menurutnya, Musprov merupakan forum resmi organisasi untuk menentukan kepemimpinan baru PODSI Sultra yang diikuti seluruh pengurus cabang.

“Saya diberi mandat untuk menjadi ketua umum bersama tiga orang tim formatur yang akan mendampingi dalam menyusun struktur kepengurusan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Martin juga diberi mandat untuk membentuk struktur kepengurusan baru yang akan dibantu oleh tiga orang tim formatur.

Ia berharap kepengurusan yang segera terbentuk dapat membawa cabang olahraga dayung Sulawesi Tenggara kembali berprestasi di berbagai ajang olahraga.

Martin menargetkan PODSI Sultra mampu kembali menyumbangkan medali bagi daerah pada ajang nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) serta ke depan dapat bersaing di tingkat internasional seperti Asian Games.

“Kita berharap PODSI ini kembali berjaya dan mampu memberikan kontribusi medali bagi daerah pada ajang PON maupun ke depan di level internasional,” katanya.

Setelah struktur kepengurusan rampung, pengurus baru berencana menggelar rapat kerja untuk merumuskan program pembinaan atlet sekaligus menyiapkan strategi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Menurut Martin, cabang olahraga dayung diharapkan menjadi salah satu penyumbang medali utama bagi Sulawesi Tenggara pada ajang tersebut.

“Setelah struktur terbentuk, kami akan melaksanakan rapat kerja untuk menyusun langkah-langkah pembinaan atlet sekaligus menyukseskan pelaksanaan Porprov,” pungkasnya.(**)

Continue Reading

Olah Raga

Rajab Jinik Tutup Kejurda Pencak Silat Perisai Putih, Tekankan Pembinaan Atlet Sejak Dini

Published

on

By

KENDARI24.COM — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Kendari, Laode Muhammad Rajab Jinik, secara resmi menutup Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Perguruan PSN Perisai Putih Sulawesi Tenggara di Aula Kehutanan Sultra, Minggu (15/2/2026).

Penutupan berlangsung penuh semangat, ditandai dengan pemberian penghargaan kepada para pesilat yang berhasil meraih juara. LM Rajab Jinik menyampaikan apresiasi atas konsistensi PSN Perisai Putih Sultra dalam menggelar kejuaraan sebagai bagian dari pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Kami dari KONI Kota Kendari sangat mengapresiasi pelaksanaan Kejurda ini. Event seperti ini penting untuk menjaring dan membina atlet-atlet potensial sejak usia dini,” ujarnya.

Menurutnya, kejuaraan daerah bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda. Ia menilai pencak silat memiliki peran strategis dalam membangun disiplin, mental tanding, serta sportivitas atlet.

“Kami berharap dari kejuaraan ini lahir pesilat-pesilat yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional. KONI akan terus mendukung pembinaan atlet di Kota Kendari,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PSN Perisai Putih Sultra, Alimin, mengatakan Kejurda tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan berjenjang yang selama ini dijalankan perguruan. Ia menyebut Perisai Putih telah melahirkan sejumlah atlet yang sukses mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di level nasional.

“Kejurda ini bertujuan meningkatkan pembinaan atlet berprestasi di cabang olahraga pencak silat. Kami sudah banyak melahirkan pesilat yang membawa nama baik Sultra,” jelasnya.

Alimin mencontohkan sejumlah atlet yang pernah menyumbang medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional, seperti Adam Malik, Hendra Alimin, dan Rikki Aris Munandar.

“Medali perak di PON menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten akan membuahkan hasil,” tandasnya.

Kejurda ini diharapkan menjadi momentum penguatan pembinaan atlet pencak silat di Sultra, sekaligus memperluas ruang kompetisi bagi generasi muda untuk terus berkembang dan berprestasi.

Continue Reading

Trending