Connect with us

Ragam

Bukan Mengintai, Intel Polda Sultra berbagi Takjil di Ramadan 1447 Hijriah

Published

on

KENDARI24.COM – Wajah-wajah yang biasanya identik dengan tugas senyap dan pengamatan tertutup, sore itu tampil berbeda. Puluhan personel dari Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) turun langsung ke jalan, bukan untuk menyelidiki kasus, melainkan untuk berbagi berkah Ramadan.

Di hari kedua Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Jumat (20/2/2026), sekitar pukul 16.00 Wita, mereka membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan di Kota Kendari. Aksi sosial itu dipusatkan di Jalan Haluoleo, tepat di depan Markas Komando Polda Sultra.

Momentum berbagi tersebut menyasar para pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki yang melintas. Satu per satu paket takjil dibagikan dengan senyum dan sapaan hangat, menciptakan suasana humanis yang jarang terlihat dari satuan intelijen.

Kasubag Renmin Ditintelkam Polda Sultra, AKP Harianto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, sekaligus upaya mempererat silaturahmi di bulan penuh berkah.

“Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat solidaritas sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya di depan Mako Polda Sultra, ratusan paket takjil juga disiapkan di Masjid Al Amin Polda Sultra. Masyarakat dipersilakan datang langsung untuk berbuka puasa bersama, memperkuat nuansa kebersamaan antara aparat dan warga.

Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara mengaku terharu dan mengapresiasi langkah para personel intel yang hadir dengan pendekatan berbeda—lebih hangat dan penuh empati.

Aksi sosial ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tak hanya dalam tugas penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan yang membawa manfaat nyata selama Ramadan.(**)

Continue Reading

Ragam

Jaringan Sabu di Sekitar Kampus UHO Terbongkar, Polisi Sita 203,74 Gram dan Tangkap Tiga Orang

Published

on

By

KENDARI24.COM — Tim 1 Unit 1 Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara mengungkap peredaran narkotika golongan I jenis sabu seberat bruto 203,74 gram di Kota Kendari, Rabu (18/2/2026). Dalam operasi tersebut, tiga tersangka berinisial AR (25), AJ (34), dan Y berhasil diamankan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Amri Yudhy Syamsualam Rama Wispha, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di sekitar kawasan Universitas Halu Oleo.

Menindaklanjuti laporan itu, tim opsnal melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi sebuah rumah di Perumahan Kota Praja, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, sebagai lokasi yang diduga menjadi titik transaksi.

Sekitar pukul 11.20 WITA, petugas melakukan penggerebekan dan mengamankan tersangka AR. Dari tangan AR, polisi menemukan satu saset sabu dan satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi.

“Dari hasil interogasi awal, AR mengaku memperoleh sabu atas perintah seseorang berinisial U yang diduga berperan sebagai pengendali jaringan. Tim kemudian melakukan pengembangan dengan metode control delivery setelah mendapat informasi adanya pengiriman sabu dalam jumlah lebih besar,” jelas Amri.

Pengembangan tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 14.00 WITA, petugas kembali melakukan penindakan dan mengamankan tersangka Y yang datang menggunakan sepeda motor. Dalam penggeledahan yang disaksikan aparat setempat, polisi menemukan empat saset sabu dengan berat sekitar 200 gram yang disimpan dalam tas selempang di bagasi kendaraan.

Selain sabu, penyidik turut menyita barang bukti lain berupa empat unit telepon genggam, tas selempang, karet gelang, tisu pembungkus, pakaian, serta satu unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran.

Ketiga tersangka langsung dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Sultra untuk menjalani pemeriksaan intensif. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda dalam jaringan yang sama, mulai dari pengendali, penyimpan, hingga pengedar sabu di wilayah Kota Kendari dan sekitarnya.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

Penyidik juga masih mendalami dugaan aliran transaksi keuangan hasil peredaran narkotika, termasuk indikasi penggunaan sistem gadai kendaraan sebagai modus penyamaran keuntungan ilegal.(**)

Continue Reading

Ragam

Kolaborasi Pemuda Lokal dan CNI Cetak Kreator Digital di Kolaka

Published

on

By

Syamsuriadi, Ketua Forum Pemuda Kecamatan Wolo

KENDARI24.COM – Forum Pemuda Kecamatan Wolo berkolaborasi dengan PT Ceria Nugraha Indotama menggelar kegiatan Wolo Digital Creative Movement dengan tema Pemberdayaan Pemuda di Wilayah Lingkar Tambang melalui Inovasi Kreativitas Digital dan Penguatan Edukasi Sosial Berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan di Islamic Centre Kecamatan Wolo, Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas generasi muda di wilayah lingkar tambang melalui penguatan keterampilan digital, kreativitas konten, serta literasi media sosial yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri kreatif saat ini.

Program Digital Creative Movement dirancang sebagai inisiatif peningkatan kapasitas di bidang content creation, desain grafis, dan personal branding. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga praktik langsung dalam membangun identitas digital, menciptakan konten kreatif bernilai ekonomi, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana produktif yang membuka peluang usaha baru.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari literasi digital dasar, teknik produksi konten visual dan audio visual, strategi pengelolaan media sosial, pembentukan karakter, hingga etika bermedia digital. Program ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif, studi kasus, workshop praktik pembuatan konten, serta pendampingan langsung dari pemateri dan praktisi industri kreatif digital.

Ratusan peserta yang terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa, serta pemuda dari wilayah lingkar tambang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Antusiasme terlihat pada sesi praktik langsung dan tantangan kreatif yang mendorong peserta berkolaborasi menghasilkan karya digital. Kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan serta memperluas jejaring antar pemuda.

Ketua Forum Pemuda Kecamatan Wolo, Syamsuriadi, mengatakan program ini lahir dari visi bersama antara perusahaan dan pemuda lokal untuk mendorong generasi muda menjadi lebih adaptif, produktif, dan kompetitif di era teknologi.

“Kami merasakan bahwa kehadiran Ceria telah membuka pintu kesempatan bagi pemuda untuk belajar dan berkembang, termasuk melalui akses terhadap program peningkatan kapasitas seperti pelatihan dan pemberdayaan,” katanya.

Sementara itu, General Manager Site Operations PT Ceria Nugraha Indotama, Wahyu Maradona, menegaskan pentingnya peran pemuda di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, transformasi digital tidak hanya soal adopsi teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir, cara kerja, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

“ Ceria berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inisiatif dan pengembangan potensi pemuda agar mampu tumbuh menjadi kreator, inovator, dan agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Kecamatan Wolo, Taslim Muthalib, menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam memperkuat kapasitas pemuda di daerah. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas akses pembelajaran berbasis keterampilan adaptif.

“ Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan pemuda lokal mampu menghasilkan dampak positif jangka panjang,” jelasnya.

Program Wolo Digital Creative Movement diharapkan menjadi ruang belajar, wadah kolaborasi, sekaligus lingkungan bertumbuh bagi pemuda di wilayah lingkar tambang. Melalui pelaksanaan program PPM yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan, perusahaan terus berupaya menghadirkan inisiatif yang mampu meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan daya saing masyarakat lokal, khususnya pemuda sebagai motor penggerak pembangunan daerah di era transformasi digital. (**)

Continue Reading

Ragam

Siapkan Ramadan Penuh Berkah, Warga Graha Asri Bersih-bersih Masjid dan Susun Program Keagamaan

Published

on

By

KENDARI24.COM — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, warga Graha Asri, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar kerja bakti membersihkan Masjid Raudatussholihin, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut diikuti oleh warga sekitar, pengurus masjid, serta tokoh masyarakat setempat. Mereka bersama-sama membersihkan bagian dalam dan luar masjid, mulai dari ruang salat, halaman, hingga fasilitas penunjang lainnya, agar nyaman digunakan selama Ramadan.

Ketua RW 07 Graha Asri, Arif Gani Yaparto, mengatakan bahwa kerja bakti ini menjadi bentuk kebersamaan warga dalam mempersiapkan diri menyambut bulan penuh berkah.

“Selain gotong royong membersihkan masjid, pengurus masjid juga mengadakan pertemuan bersama untuk membahas program dan kegiatan selama bulan Ramadan,” ujar Arif.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Raudattushalihin, Hajar Aswad, menjelaskan bahwa selama Ramadan akan digelar berbagai kegiatan keagamaan untuk memakmurkan masjid dan meningkatkan spiritualitas warga.

“Dalam bulan suci Ramadan, kami akan mengadakan sejumlah kegiatan seperti lomba Nuzulul Quran, tadarus Al-Qur’an, serta kajian majelis taklim,” kata Hajar.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan Ramadan dengan kegiatan positif serta aktif memakmurkan masjid. Hajar berharap anak-anak dan remaja juga ikut meramaikan masjid dengan tetap menjaga ketertiban dan adab selama beribadah.

“Kami berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum kebersamaan, peningkatan iman, serta kepedulian sosial di lingkungan Graha Asri,” tutupnya. (**)

Continue Reading

Trending