Connect with us

News

Pemerintah Buton Selatan pastikan Seleksi Sekda berjalan Transparan

Published

on

Ilustrasi

BUSEL, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan resmi membuka seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Pengumuman ini ditandatangani oleh Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara selaku Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Buton Selatan dengan Nomor 003/PANSEL-JPTP-SEKDA/X/2025, tertanggal 16 Oktober 2025.

Seleksi ini memberi kesempatan bagi PNS yang memenuhi syarat untuk ikut serta dalam proses perekrutan Sekda Buton Selatan. Prosesnya digelar secara terbuka, transparan, dan kompetitif, agar terpilih pejabat yang profesional, berintegritas, dan mampu mendukung pembangunan daerah.

Sekretaris BKPSDM Buton Selatan, Ahmad Jamaluddin, mengatakan seleksi dilakukan sesuai peraturan yang berlaku dan diawasi oleh panitia independen.

“Kami pastikan seleksi berjalan objektif, transparan, dan bebas intervensi. Tidak ada biaya dalam bentuk apa pun,” tegas Ahmad pada Jumat (17/10/2025).

Seleksi ini mengacu pada beberapa regulasi, termasuk Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023, PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, serta Surat Kepala BKN Nomor 20632/R-AK.02.03/SD/K/2025 tentang persetujuan pelaksanaan seleksi terbuka.

Pendaftaran dibuka selama 15 hari kalender, mulai 17 Oktober hingga 31 Oktober 2025.

Tahapan seleksi meliputi: seleksi administrasi, uji kompetensi (assessment) oleh lembaga profesional, penelusuran rekam jejak, dan wawancara akhir oleh panitia seleksi.

Hasil seleksi akan diumumkan secara terbuka. Tiga nama terbaik akan diajukan ke Bupati Buton Selatan, kemudian satu nama akan direkomendasikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendapatkan persetujuan sebelum ditetapkan secara resmi.

Ahmad menambahkan, proses seleksi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Buton Selatan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang bersih dan efektif.(**)

News

Tindak Lanjuti Instruksi Kapolri, Polda Sultra Salurkan Pangan Murah untuk Masyarakat

Published

on

By

KENDARI24.COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) bersama jajaran Polres menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (13/3/2026).

Program tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi Kapolri guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas ekonomi.

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sultra Kombes Pol Suharman Sanusi mengatakan peluncuran program dilakukan di tingkat Polda dan diikuti oleh seluruh Polres jajaran di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Alhamdulillah atas perintah Bapak Kapolri, hari ini tanggal 13 Maret 2026 kami melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah. Launching dilakukan di Polda Sulawesi Tenggara dan pelaksanaannya juga digelar serentak oleh Polres jajaran,” ujar Suharman.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Sultra menyediakan sekitar 1.500 karung beras SPHP dengan kemasan masing-masing 5 kilogram, 500 rak telur dan 500 Kilogram gula dan minyak yang dijual kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

“Melalui komunikasi dengan Bulog, kami mendapatkan harga Rp50.000 per karung dengan berat 5 kilogram, sehingga masyarakat bisa membeli beras dengan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Menurut Suharman, meskipun peluncuran program dilakukan secara seremonial, penyaluran beras murah akan terus dilaksanakan secara berkala melalui kerja sama dengan Perum Bulog, termasuk di sejumlah titik keramaian seperti pasar tradisional.

Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok, Direktorat Binmas Polda Sultra juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kondisi ketahanan pangan nasional.

“Harapan kami kepada masyarakat jangan terprovokasi dan jangan mudah termakan isu hoaks bahwa ekonomi kita sedang melemah. Berdasarkan penjelasan pemerintah, ketahanan pangan nasional masih aman hingga bulan Desember mendatang,” tegasnya.

Polda Sultra memastikan daya beli masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara masih dalam kondisi relatif stabil dan kondusif.

Kegiatan peluncuran Gerakan Pangan Murah ini turut dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, Wakapolda Sultra Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan, Irwasda Kombes Pol Hartoyo, serta para pejabat utama Polda Sultra.(**)

Continue Reading

News

Hadiri Buka Puasa PB SEMMI, Andi Yuslim Apresiasi Kehadiran Kapolri

Published

on

By

Kolase: AYO bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

KENDARI24.COM – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) di salah satu hotel di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu di Bulan Suci Ramadan Wujudkan Asta Cita” tersebut dihadiri sekitar 500 peserta. Turut hadir Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (LTSI) Hamdan Zoelva, Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra, serta sejumlah tokoh nasional.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi dengan keluarga besar PB SEMMI dan elemen mahasiswa di momentum Ramadan.

“Ini adalah suatu momentum dan kesempatan luar biasa yang harus kita syukuri. Saya mengucapkan selamat melaksanakan ibadah puasa dan mewakili institusi mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” ujar Jenderal Sigit.

Suasana menjadi lebih cair ketika Kapolri menyinggung kedekatannya dengan dunia aktivis mahasiswa. Ia bahkan berseloroh mengenai rencananya setelah tidak lagi menjabat sebagai Kapolri.

“Betul kata Pak Hamdan, orang tua kita, bahwa saya sudah bertemu banyak aktivis dan alhamdulillah rencana setelah pensiun saya mau jadi aktivis. Jadi saya kira bergurunya sudah cukup banyaklah, mulai dari saya mengajak diskusi sampai saya didemo pun sudah sering,” kelakar Jenderal Sigit yang disambut tawa para peserta.

Kapolri kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai perbedaan pandangan, terlebih menghadapi tantangan global dan momentum bonus demografi Indonesia pada 2030–2035.

“Boleh kita berbeda-beda di dalam pikiran dan pendapat, namun ada satu hal yang harus kita jaga, sampai di batas mana kita tetap harus menjaga persatuan untuk negara tercinta,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri terus melakukan perubahan paradigma dalam menjalankan tugasnya, dari sebelumnya berorientasi pada penjagaan menjadi pelayanan kepada masyarakat.

“Kita memiliki paradigma baru, bagaimana yang tadinya kita menjaga menjadi melayani. Itu sudah kita sampaikan bahwa itu adalah tugas dari kita semua, khususnya jajaran Polri, untuk terus melaksanakan amanah tersebut,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Kapolri berharap mahasiswa dapat terus menjadi mitra strategis Polri sekaligus memberikan kritik membangun bagi institusi kepolisian.

“Saya titip institusi Polri. Mungkin ada yang nakal-nakal tolong ditegur, tolong dimarahi. Tapi yang baik tolong dijagain,” katanya.

Sementara itu, di tempat yang sama Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari menilai kehadiran Kapolri dalam forum mahasiswa menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjalin komunikasi dengan kalangan aktivis dan generasi muda.

“Kapolri adalah sosok yang humanis dan peduli terhadap aktivis sebagai mitra strategis untuk menjaga situasi yang kondusif. Hal ini tentu patut kita apresiasi,” ujar Andi Yuslim, Ketua Harian DPP Gerakan Tani Syarikat Islam (GERTASI).

Selain buka puasa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa penyerahan santunan dan paket sembako. Sebanyak 50 paket sembako berisi kebutuhan pokok serta 50 santunan bagi anak yatim disalurkan secara simbolis dalam kegiatan tersebut.(**)

Continue Reading

News

Polda Sultra Terjunkan 3.513 Personel Gabungan Amankan Lebaran 2026

Published

on

By

KENDARI24.COM – Polda Sulawesi Tenggara menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Anoa 2026 di Lapangan Upacara Mapolda Sultra. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, sebagai tanda dimulainya operasi pengamanan Hari Raya Idulfitri di wilayah Sulawesi Tenggara. Kamis (12/3/2026).

Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko mengatakan Operasi Ketupat Anoa 2026 dilaksanakan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama momentum Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

“Operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya dalam menjalankan ibadah Ramadan serta saat arus mudik dan perayaan Idulfitri,” ujar Didik dalam keterangannya usai memimpin apel.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 3.513 personel diterjunkan untuk mengamankan arus mudik, tempat ibadah, hingga berbagai pusat aktivitas masyarakat selama periode Lebaran. Jumlah itu terdiri dari 1.702 personel Polri dan 1.811 personel gabungan dari TNI serta berbagai instansi terkait.

Dari unsur Polri, sebanyak 202 personel berasal dari Polda Sultra dan 1.500 personel dari jajaran Polres. Sementara dari unsur TNI dan instansi lain mencapai 1.811 personel, terdiri dari 296 personel TNI dan 1.515 personel dari berbagai instansi pendukung.

Instansi yang terlibat dalam operasi ini antara lain Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pramuka, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, Pemadam Kebakaran, ASDP, Basarnas, BPBD, Senkom Mitra Polri, PMI, ORARI, Angkasa Pura hingga Pelindo.

Selain melibatkan ribuan personel, operasi ini juga didukung berbagai sarana dan prasarana seperti CCTV, kamera pemantau, handy talky, tenda, kendaraan roda dua dan roda empat, kendaraan roda enam, bus dan truk angkut personel, kapal C1, kendaraan khusus, senjata api, anjing pelacak (K9), drone, metal detector hingga dapur lapangan.

Untuk menunjang pengamanan, aparat juga menyiapkan sejumlah objek pengamanan yang tersebar di berbagai titik. Di antaranya 2.588 lokasi masjid, 1.346 lokasi tempat salat Idulfitri, 208 lokasi tempat wisata, 101 pusat perbelanjaan, 46 pelabuhan, 26 terminal, 25 jalur mudik serta 5 bandara.

Didik menegaskan seluruh personel yang terlibat diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.(**)

Continue Reading

Trending