Connect with us

News

Hilang 6 Hari, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Meninggal di Kebun Manuru Buton

Published

on

Tim gabungan Basarnas mengevakuasi korban

BUTON, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban hilang dihari ke enam, Nurdin (31 tahun), warga Dusun Wakaroli, Desa Manuru, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) sekitar pukul 13.58 WITA, sekitar 484 meter arah utara barat laut dari Lokasi Kejadian Perkara (LKP). Jumat (3/10/2025).

Kepala Kantor Basarnas Kendari, Amiruddin mengatakan usai korban ditemukan korban kemudian dievakuasi ke rumah duka dan telah diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban telah dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi ditutup pada hari ini, Jumat, 3 Oktober 2025,” ujar Amiruddin A.S, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR kondisi membahayakan manusia di kebun Desa Manuru resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

“Pencarian intensif dilakukan selama enam hari bersama Tim SAR Gabungan. Pada pukul 13.58 WITA, korban Nurdin berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 484 meter arah utara barat laut dari lokasi kejadian perkara.

Sebelumnya pada 25 September 2025 sekitar pukul 16.00 WITA, korban Nurdin bersama paman dan kakaknya pergi ke kebun. Setelah selesai beraktivitas, korban tidak ditemukan oleh paman dan kakaknya. Pencarian awal dilakukan oleh keluarga dan masyarakat sekitar, namun tidak membuahkan hasil hingga laporan diterima oleh pihak berwenang.(**)

Continue Reading

News

TMMD 128 Bergerak Serentak, TNI dan Warga Bangun RTLH hingga Fasilitas MCK

Published

on

By

KENDARI24.COM – Komitmen TNI dalam mendorong percepatan pembangunan desa kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara di Desa Amolame, Kecamatan Andowia, Sabtu (25/4/2026).

Komandan Kodim (Dandim) 1430/Konawe Utara, Letkol Kav Kuswara, yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, turun langsung ke lapangan membantu pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Hasruddin (39). Ia terlihat ikut bekerja bersama prajurit dan warga, mulai dari mengangkat material hingga proses pengerjaan konstruksi.

“Melalui TMMD ini, kami ingin membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya dengan membangun rumah layak huni,” ujar Kuswara.

Tak hanya fokus pada pembangunan RTLH, semangat kebersamaan juga tampak dalam pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di desa tersebut. Anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu menyusun rangka besi dan papan cetakan pondasi MCK dengan peralatan sederhana.

Suasana gotong royong terlihat kuat, mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat. Warga pun antusias terlibat langsung dalam setiap tahapan pekerjaan.

Risman, salah satu warga yang ikut membantu, mengaku senang bisa bekerja bersama anggota TNI. Menurutnya, pembangunan MCK sangat dibutuhkan untuk menunjang kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kami sangat terbantu. Fasilitas ini memang sudah lama dibutuhkan warga,” ujarnya.

Selain pembangunan RTLH dan MCK, TMMD ke-128 juga menyasar pembangunan infrastruktur jalan penghubung Desa Amolame–Andowia, penyediaan air bersih melalui sumur bor, serta berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan bela negara, bahaya narkotika, dan penanganan stunting.

Program ini menjadi bukti nyata kehadiran TNI tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.

Dengan progres yang terus berjalan, TMMD ke-128 di Konawe Utara diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, memperkuat kesejahteraan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Amolame.(**)

Continue Reading

News

Paspor Gratis Jadi Daya Tarik Booth Imigrasi Kendari di HUT Sultra

Published

on

By

KENDARI24.COM — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari menghadirkan layanan publik melalui booth pelayanan yang berlokasi di Booth 32, yang berlangsung pada 24 hingga 27 April 2026.

Kehadiran booth ini menjadi upaya Imigrasi Kendari untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat dengan konsep yang lebih santai dan interaktif. Pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi seputar layanan keimigrasian, tetapi juga dapat mengikuti berbagai kegiatan menarik seperti permainan (games) dan pembagian merchandise.

Sebagai daya tarik utama, Imigrasi Kendari menghadirkan program spesial berupa pemberian paspor gratis kepada tiga orang yang lahir bertepatan dengan peringatan HUT ke-62 Sulawesi Tenggara. Program ini menjadi bentuk inovasi pelayanan sekaligus apresiasi kepada masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, Muhammad Novrian Jaya, menyampaikan bahwa kehadiran booth tersebut merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.

“Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pelayanan keimigrasian dengan pendekatan yang lebih terbuka, interaktif, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat dalam mengenal layanan keimigrasian,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Ia menambahkan, inovasi seperti pemberian paspor gratis diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran Imigrasi di tengah publik.

“Kami berharap kehadiran booth ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keimigrasian, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan yang tersedia,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi selama pelaksanaan kegiatan, menandakan meningkatnya minat terhadap layanan keimigrasian yang dikemas secara lebih menarik dan mudah dijangkau.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, melalui program “Imigrasi untuk Rakyat” yang menekankan pentingnya kehadiran aktif jajaran imigrasi dalam memberikan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui partisipasi ini, Imigrasi Kendari menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, informatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (**)

Continue Reading

News

Program TMMD ke-128 Kodim 1430 Konut Bangun Harapan Baru bagi Warga Desa Amolame

Published

on

By

KENDARI24.COM – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam lanjutan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Amolame, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Jumat (24/4/2026).

Fokus kegiatan hari ini diarahkan pada pembuatan pondasi rumah sebagai bagian dari sasaran fisik TMMD. Personel TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan penggalian, penyusunan batu, hingga pengecoran pondasi demi mewujudkan hunian layak bagi masyarakat.

Di tengah teriknya cuaca, semangat gotong royong tetap terjaga. Suasana kerja tampak harmonis, diwarnai canda tawa antara prajurit dan warga. Proses pembangunan pondasi pun berjalan lancar sesuai target yang telah ditetapkan.

Salah satu warga penerima bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), Nerman, mengaku bersyukur atas program tersebut. Ia berharap dengan hunian yang lebih layak, kualitas hidup dan kesehatannya bersama keluarga dapat meningkat.

“Alhamdulillah sangat terbantu. Semoga dengan rumah yang lebih baik, kami bisa hidup lebih sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Komandan Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-128 Kodim 1430 Konawe Utara, Mayor Inf Hoer Apandi menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan.

“Kegiatan ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memperkokoh gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dengan progres yang terus menunjukkan peningkatan dari hari ke hari, optimisme keberhasilan TMMD ke-128 di Konawe Utara semakin nyata. Program ini diharapkan mampu membawa harapan baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Amolame dan Desa Lambudoni. (**)

Continue Reading

Trending