Connect with us

News

IPW: Sampaikan Aspirasi Secara Tertib, Hukum Jadi Alat Jaga Ketertiban dan Keamanan

Published

on

Sugeng Teguh Santoso, Ketua Indonesia Police Watch (IPW)

JAKARTA, KENDARI24.COM – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mengapresiasi tindakan tegas Polri dan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca-kerusuhan di sejumlah daerah sejak Kamis hingga Minggu lalu. Ia menilai situasi mulai kondusif setelah pernyataan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan penindakan tegas terhadap aksi anarkis.

“Sejak Sabtu malam, setelah pernyataan Pak Kapolri didampingi Panglima TNI, saya melihat tensi daripada tindakan-tindakan kekerasan sampai sekarang menurun,” ujar Sugeng di Jakarta, Rabu, 3 September 2025.

Sugeng menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi adalah hak warga negara yang dijamin undang-undang, namun harus dilakukan secara damai tanpa merusak fasilitas umum atau menyerang simbol negara.

“Silakan menyampaikan aspirasi sekeras-kerasnya, mengkritik sekeras-kerasnya, tapi jangan kebablasan. Karena yang kita serang itu milik negara, dibiayai oleh pajak kita sendiri,” tegasnya.

Ia menyoroti aksi perusakan gedung DPR dan kantor DPRD di beberapa daerah sebagai serangan terhadap simbol pemerintahan sipil, serta upaya penyerangan terhadap simbol kepolisian.

“Kalau pemerintahan sipil diserang, tentu sebagai negara demokrasi yang kita perjuangkan bersama melalui reformasi, kita harus mulai awas. Sistem tidak boleh dirusak. Ketertiban hukum itu harus dijaga,” jelasnya.

Sugeng mendukung tindakan tegas Polri sesuai Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tugas Kepolisian, yang menjadi dasar hukum saat situasi mengancam jiwa, properti, atau objek vital.

“Dengan instrumen perkap tentang penggunaan kekuatan ini, petugas diberi kewenangan ketika ada keadaan darurat yang membahayakan jiwa masyarakat, petugas, maupun properti. Kalau sudah sampai pada batas itu, tindakan tegas yang terukur memang perlu dilakukan,” tegas Sugeng.

Ia menambahkan bahwa hukum harus menjadi alat rekayasa sosial untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Sugeng mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemimpin komunitas untuk mengedukasi publik tentang pentingnya penyampaian aspirasi secara damai.

“Tokoh-tokoh masyarakat harus menyampaikan kepada publik bahwa penyampaian pendapat di muka umum boleh, tetapi lakukan dengan cara damai,” pungkasnya.(**)

Continue Reading

News

Tabrak Truk Tangki, Tiga korban Rombongan Safari Ramadan Pemprov Sultra Alami Luka Serius

Published

on

By

KENDARI24.COM — Kepolisian Resor (Polres) Buton mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sejumlah kendaraan dengan sebuah truk tangki BBM di Jalan Poros Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

Kasat Lantas Polres Buton, Muhammad Arifudin, mengatakan kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut merupakan rombongan mobil dinas milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Baubau.

Menurut Arifudin, kecelakaan bermula saat rombongan kendaraan melintas di sebuah tikungan di ruas jalan tersebut. Kendaraan paling depan, Toyota Rush berwarna hitam, tiba-tiba keluar jalur ke arah kanan. Pada saat bersamaan, kendaraan Mitsubishi Pajero yang berada tepat di belakangnya juga ikut bergerak keluar jalur.

Di waktu yang sama, dari arah berlawanan datang sebuah truk tangki BBM dengan kecepatan cukup tinggi.

“Diduga pengemudi Toyota Rush kehilangan kendali sehingga menabrak truk tangki tersebut. Pajero yang berada di belakang tidak sempat menghindar sehingga turut menabrak kendaraan di depannya,” ujar Arifudin.

Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah penumpang dari kendaraan Toyota Rush dan Pajero mengalami luka-luka. Para korban sempat mendapatkan penanganan awal di puskesmas terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Siloam Baubau karena kondisi luka yang cukup serius.

Berdasarkan data kepolisian, terdapat tiga korban yang mengalami luka berat, masing-masing terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki. Sementara pengemudi Toyota Rush dan Mitsubishi Pajero dilaporkan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, rombongan kendaraan dinas tersebut diketahui tengah menuju Kota Baubau untuk menghadiri kegiatan Safari Ramadan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut serta penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.(**)

Continue Reading

News

Dua Mobil Pejabat Pemprov Sultra Kecelakaan Beruntun di Buton saat Menuju Safari Ramadan

Published

on

By

KENDARI24.COM — Kecelakaan beruntun menyebabkan dua kendaraan dinas milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara rinsek di Desa Kamelanta, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Kamis (5/3/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan kendaraan yang terlibat merupakan mobil operasional milik Kepala Dinas Pariwisata Sultra dan Kepala Dinas Perpustakaan Sultra serta satu unit mobil tangki bbm.

Peristiwa tersebut terjadi saat rombongan pejabat Pemprov Sultra sedang dalam perjalanan menuju Kota Baubau untuk mengikuti kegiatan Safari Ramadan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kabar kecelakaan itu pertama kali beredar melalui sejumlah pesan di grup WhatsApp yang juga diteruskan oleh beberapa pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sultra. Dalam pesan tersebut disebutkan insiden terjadi di wilayah Kecamatan Kapontori.

Dalam laporan singkat yang beredar, salah seorang pejabat menyampaikan informasi tersebut kepada Sekretaris Daerah Sultra. Disebutkan bahwa mobil dinas milik Dinas Perpustakaan mengalami kerusakan cukup parah akibat tabrakan.

Sementara itu, kendaraan dinas milik Dinas Pariwisata Sultra juga terlibat dalam kecelakaan beruntun dengan kondisi bagian depan mobil mengalami kerusakan.

Dalam video yang beredar 2 mobil pejabat pemprov Sultra itu rinsek sementara sebuah mobil tangki bbm terguling berlawan arah.

Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, dalam sebuah video yang beredar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun beberapa korban yang terlibat kecelakaan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Mobil saya parah, hanya kap depannya. Saya terbentur sedikit di bagian dagu, agak sakit, dan kaki saya lecet sedikit. Tapi alhamdulillah badan saya selamat, tidak apa-apa,” ujar Ridwan dalam video tersebut.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan beruntun tersebut. Pihak terkait masih melakukan penanganan terhadap para korban serta kendaraan yang mengalami kerusakan.(**)

Continue Reading

News

Hadapi Arus Mudik Lebaran, Polda Sultra Satukan Kesiapan Lintas Instansi

Published

on

By

KENDARI24.COM — Polda Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pelayanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (5/3/2026), di Aula Dachara Polda Sultra. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri 2026.

Rakor dibuka langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko. Turut hadir Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr Gidion Arief Setyawan, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, para pejabat utama Polda Sultra, serta para Kapolres dan Kapolresta jajaran yang mengikuti secara virtual melalui zoom meeting.

Selain itu, rakor juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, di antaranya perwakilan Gubernur Sultra, Ketua DPRD Sultra, Danrem 143/Halu Oleo, Danlanud Halu Oleo, Danlanal Kendari, Kepala Basarnas, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BMKG, serta instansi terkait lainnya.

Dalam arahannya, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko mengatakan bahwa rakor lintas sektoral tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi di tingkat nasional guna memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

“Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Sultra, akan menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Anoa 2026. Operasi ini merupakan bagian dari operasi serentak yang dilaksanakan secara nasional dalam rangka pengamanan Idul Fitri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus utama operasi tersebut meliputi penciptaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, pengamanan arus mudik dan arus balik, serta menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Selain itu, operasi tersebut juga bertujuan menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas selama periode perayaan Idul Fitri.

Dalam rakor tersebut juga dibahas sejumlah aspek pendukung lainnya, seperti kesiapan transportasi dan jalur jalan, kesiapan armada laut, ketersediaan dan distribusi bahan pokok, pengendalian harga, serta pemantauan dan antisipasi terhadap kondisi cuaca.

Melalui koordinasi lintas sektoral antara Polri, TNI, pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait, diharapkan seluruh potensi gangguan selama Ramadan hingga Idul Fitri dapat diantisipasi sejak dini sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

Continue Reading

Trending