Connect with us

News

Polda Sultra Gelar Sosialisasi Perpres No. 46 Tahun 2025 dan Pelatihan Sertifikasi PBJ

Published

on

Kolase: Giat Biro Logistik Polda Sultra

KENDARI, KENDARI24.COM – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) No. 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, sekaligus pelatihan dan sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk mendukung pengelolaan anggaran tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di salah satu hotel di Kendari, Selasa (19/8/2025).

Acara dibuka langsung oleh Kepala Biro Logistik Polda Sultra, Kombes Pol Lilik Istyono, dan dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, Kapolres/ta, Kabaglog, Kasilog/Kaurlog, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pejabat pengadaan satuan kerja, serta personel yang telah bersertifikasi PBJ tingkat dasar dan peserta pelatihan sertifikasi tahun 2025. Total, lebih dari 50 personel dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Sultra turut berpartisipasi.

Sosialisasi menghadirkan narasumber utama,Fahrurazi, dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), yang memaparkan teknis dan implementasi Perpres No. 46 Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Lilik Istyono menyampaikan arahan Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, yang menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dalam pengadaan barang dan jasa.

“Kami berharap melalui sosialisasi Perpres No. 46 Tahun 2025 ini, proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Polda Sultra dapat berjalan sesuai regulasi, dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Pelatihan dan sertifikasi PBJ ini juga menjadi langkah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme personel dalam pengelolaan logistik,” ujar Kombes Pol Lilik Istiyono.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri untuk menyelenggarakan pelatihan intensif. Para peserta mengikuti sesi pelatihan yang mencakup aspek teknis pengadaan, penyusunan dokumen, hingga strategi pengelolaan risiko. Setelahnya, mereka akan menjalani tes sertifikasi PBJ untuk memastikan standar kompetensi yang diakui secara nasional.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polda Sultra untuk mendukung reformasi birokrasi dan pengelolaan anggaran yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan personel menghadapi tantangan pengadaan yang semakin kompleks.

“Dengan personel yang kompeten dan memahami regulasi, kami optimistis pengelolaan logistik di Polda Sultra akan semakin profesional dan bebas dari penyimpangan,” tambah Lilik.(**)

Continue Reading

News

LPPD Sultra Optimistis Ikuti Pesparawi Nasional XIV

Published

on

By

KENDARI24.COM – Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV dijadwalkan akan digelar pada pertengahan Juni 2026 di Manokwari, Papua Barat. Ajang nasional yang mempertandingkan 12 kategori lomba tersebut rencananya akan diikuti oleh 38 provinsi dari seluruh Indonesia.

Kegiatan yang mengangkat tema “Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Setiap Waktu” ini juga akan diikuti oleh kontingen Sulawesi Tenggara yang dikoordinasikan oleh Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sultra.

Ketua LPPD Sultra, Martin Efendi Patulak, mengatakan pihaknya tetap optimistis dapat mengikuti seluruh kategori yang dipertandingkan dalam ajang tersebut.

“Kita masih optimis untuk mengambil bagian di 12 kategori tersebut dengan melibatkan teman-teman LPPD kabupaten di Sultra,” ujar Martin yang juga menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (14/3/2026).

Sementara itu, Sekretaris Umum LPPD Sultra, Eryckson Ludji, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan sekitar 126 orang kontingen untuk mengikuti Pesparawi Nasional XIV.

Namun demikian, ia mengakui jumlah peserta yang akan diberangkatkan masih menunggu kepastian, mengingat kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami penyesuaian anggaran.

“Kami juga tidak menutup mata terhadap kondisi keuangan di semua daerah, baik provinsi maupun kabupaten, dengan adanya efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat,” ungkap Eryckson saat dihubungi.

Meski demikian, kontingen Sultra tetap mempersiapkan diri secara maksimal melalui berbagai latihan agar dapat tampil optimal dalam ajang tersebut.

Eryckson berharap pemerintah daerah, termasuk Gubernur Sulawesi Tenggara serta Kementerian Agama Provinsi Sultra, dapat memberikan dukungan penuh agar kontingen Sultra dapat berpartisipasi dan memberikan hasil terbaik pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.(**)

Continue Reading

News

Tindak Lanjuti Instruksi Kapolri, Polda Sultra Salurkan Pangan Murah untuk Masyarakat

Published

on

By

KENDARI24.COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) bersama jajaran Polres menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (13/3/2026).

Program tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi Kapolri guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas ekonomi.

Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sultra Kombes Pol Suharman Sanusi mengatakan peluncuran program dilakukan di tingkat Polda dan diikuti oleh seluruh Polres jajaran di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Alhamdulillah atas perintah Bapak Kapolri, hari ini tanggal 13 Maret 2026 kami melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah. Launching dilakukan di Polda Sulawesi Tenggara dan pelaksanaannya juga digelar serentak oleh Polres jajaran,” ujar Suharman.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Sultra menyediakan sekitar 1.500 karung beras SPHP dengan kemasan masing-masing 5 kilogram, 500 rak telur dan 500 Kilogram gula dan minyak yang dijual kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

“Melalui komunikasi dengan Bulog, kami mendapatkan harga Rp50.000 per karung dengan berat 5 kilogram, sehingga masyarakat bisa membeli beras dengan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Menurut Suharman, meskipun peluncuran program dilakukan secara seremonial, penyaluran beras murah akan terus dilaksanakan secara berkala melalui kerja sama dengan Perum Bulog, termasuk di sejumlah titik keramaian seperti pasar tradisional.

Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok, Direktorat Binmas Polda Sultra juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kondisi ketahanan pangan nasional.

“Harapan kami kepada masyarakat jangan terprovokasi dan jangan mudah termakan isu hoaks bahwa ekonomi kita sedang melemah. Berdasarkan penjelasan pemerintah, ketahanan pangan nasional masih aman hingga bulan Desember mendatang,” tegasnya.

Polda Sultra memastikan daya beli masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara masih dalam kondisi relatif stabil dan kondusif.

Kegiatan peluncuran Gerakan Pangan Murah ini turut dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, Wakapolda Sultra Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan, Irwasda Kombes Pol Hartoyo, serta para pejabat utama Polda Sultra.(**)

Continue Reading

News

Hadiri Buka Puasa PB SEMMI, Andi Yuslim Apresiasi Kehadiran Kapolri

Published

on

By

Kolase: AYO bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

KENDARI24.COM – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) di salah satu hotel di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu di Bulan Suci Ramadan Wujudkan Asta Cita” tersebut dihadiri sekitar 500 peserta. Turut hadir Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (LTSI) Hamdan Zoelva, Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra, serta sejumlah tokoh nasional.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi dengan keluarga besar PB SEMMI dan elemen mahasiswa di momentum Ramadan.

“Ini adalah suatu momentum dan kesempatan luar biasa yang harus kita syukuri. Saya mengucapkan selamat melaksanakan ibadah puasa dan mewakili institusi mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” ujar Jenderal Sigit.

Suasana menjadi lebih cair ketika Kapolri menyinggung kedekatannya dengan dunia aktivis mahasiswa. Ia bahkan berseloroh mengenai rencananya setelah tidak lagi menjabat sebagai Kapolri.

“Betul kata Pak Hamdan, orang tua kita, bahwa saya sudah bertemu banyak aktivis dan alhamdulillah rencana setelah pensiun saya mau jadi aktivis. Jadi saya kira bergurunya sudah cukup banyaklah, mulai dari saya mengajak diskusi sampai saya didemo pun sudah sering,” kelakar Jenderal Sigit yang disambut tawa para peserta.

Kapolri kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai perbedaan pandangan, terlebih menghadapi tantangan global dan momentum bonus demografi Indonesia pada 2030–2035.

“Boleh kita berbeda-beda di dalam pikiran dan pendapat, namun ada satu hal yang harus kita jaga, sampai di batas mana kita tetap harus menjaga persatuan untuk negara tercinta,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri terus melakukan perubahan paradigma dalam menjalankan tugasnya, dari sebelumnya berorientasi pada penjagaan menjadi pelayanan kepada masyarakat.

“Kita memiliki paradigma baru, bagaimana yang tadinya kita menjaga menjadi melayani. Itu sudah kita sampaikan bahwa itu adalah tugas dari kita semua, khususnya jajaran Polri, untuk terus melaksanakan amanah tersebut,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Kapolri berharap mahasiswa dapat terus menjadi mitra strategis Polri sekaligus memberikan kritik membangun bagi institusi kepolisian.

“Saya titip institusi Polri. Mungkin ada yang nakal-nakal tolong ditegur, tolong dimarahi. Tapi yang baik tolong dijagain,” katanya.

Sementara itu, di tempat yang sama Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari menilai kehadiran Kapolri dalam forum mahasiswa menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjalin komunikasi dengan kalangan aktivis dan generasi muda.

“Kapolri adalah sosok yang humanis dan peduli terhadap aktivis sebagai mitra strategis untuk menjaga situasi yang kondusif. Hal ini tentu patut kita apresiasi,” ujar Andi Yuslim, Ketua Harian DPP Gerakan Tani Syarikat Islam (GERTASI).

Selain buka puasa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa penyerahan santunan dan paket sembako. Sebanyak 50 paket sembako berisi kebutuhan pokok serta 50 santunan bagi anak yatim disalurkan secara simbolis dalam kegiatan tersebut.(**)

Continue Reading

Trending