Connect with us

News

Wakapolri Perintahkan Jajaran Kawal APBN 2026 Usai Tragedi Anak di NTT

Published

on

KENDARI24.COM – Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo memerintahkan seluruh jajaran Polri turun langsung ke masyarakat untuk mengawal implementasi program bantuan sosial dalam APBN 2026 agar benar-benar tepat sasaran. Instruksi ini disampaikan menyusul tragedi seorang anak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi keluarga.

Wakapolri menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut dan menegaskan negara harus hadir lebih cepat bagi warga yang membutuhkan.

“Peristiwa ini menjadi pengingat agar negara hadir lebih cepat dan lebih nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wakapolri.

Ia menekankan bahwa APBN 2026 telah menyiapkan berbagai program pengentasan kemiskinan ekstrem melalui bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. Karena itu, Polri diminta berperan aktif memastikan bantuan benar-benar sampai ke keluarga yang berhak.

“Saya instruksikan para Kapolres bersama pemerintah daerah untuk turun langsung ke lapangan, melakukan pendataan keluarga miskin ekstrem, membantu verifikasi, serta mendampingi masyarakat mengakses program bantuan,” tegasnya.

Polri akan mengawal sejumlah program prioritas pemerintah, di antaranya PKH, bantuan sembako, PIP dan KIP Kuliah, bantuan permakanan lansia-disabilitas, PBI JKN, Rumah Sejahtera Terpadu, subsidi energi, sertifikasi halal UMK, uang saku magang, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Wakapolri juga menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, BPS, serta kementerian/lembaga agar pendataan akurat dan distribusi bantuan tepat sasaran.

“Pendataan harus akurat, verifikasi nyata di lapangan, dan bantuan benar-benar diterima yang berhak. Itulah ukuran keberhasilan kita,” katanya.

Menutup arahannya, Wakapolri menegaskan komitmen Polri mendukung kebijakan Presiden dalam menekan kemiskinan ekstrem.

“Tragedi di NTT tidak boleh terulang. Polri akan berada di garis depan memastikan negara hadir untuk rakyatnya,” pungkasnya.(**)

Continue Reading

News

Polda Sultra Catat Penurunan Kecelakaan 14 Persen Selama Operasi Ketupat

Published

on

By

KENDARI24.COM — Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara mencatat capaian positif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Idulfitri.

Berdasarkan hasil evaluasi, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Tenggara mengalami penurunan sebesar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi meskipun jumlah pemudik mengalami peningkatan di berbagai moda transportasi.

Data Ditlantas Polda Sultra menunjukkan, arus mudik melalui jalur darat meningkat 15 persen, jalur laut 19 persen, dan jalur udara 23 persen. Sementara itu, jumlah pelanggaran lalu lintas justru mengalami penurunan signifikan hingga 79 persen.

Dirlantas Polda Sultra Kombes Pol. Dr. Argowiyono mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta optimalnya langkah pengamanan yang dilakukan aparat.

“Penurunan ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat serta efektivitas langkah preemtif, preventif, dan represif yang telah dilaksanakan oleh jajaran kepolisian,” ujarnya. Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan operasi juga didukung oleh kesiapan personel di lapangan, optimalisasi pos pengamanan dan pos pelayanan, serta penerapan rekayasa lalu lintas di titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Selain itu, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan turut berperan penting dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik. Dukungan program seperti mudik gratis, pembatasan kendaraan angkutan berat, hingga kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga dinilai membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

Meski demikian, Ditlantas Polda Sultra tetap melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek, terutama kepatuhan pengguna jalan di titik tertentu serta pengelolaan arus saat puncak kepadatan.

“Ke depan, kami berharap kesadaran dan disiplin masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar secara berkelanjutan,” tutup Argowiyono.(**)

Continue Reading

News

Lantik Dua Pejabat Tinggi, Menteri Imipas Tekankan Profesionalisme dan Tanggung Jawab

Published

on

By

KENDARI24.COM — Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, resmi melantik dan mengambil sumpah dua pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rabu (1/4), di Jakarta.

Dua pejabat yang dilantik yakni Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi serta Iwan Santoso sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum.

Pelantikan tersebut turut dirangkaikan dengan serah terima jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi dari Brigjen Pol. Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko. Diketahui, Yuldi Yusman telah mengemban amanah sebagai Plt Dirjen Imigrasi selama kurang lebih satu tahun terakhir.

Dalam sambutannya, Menteri Agus menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi teladan dalam profesionalisme dan etika kerja.

“Semoga amanah yang resmi saudara emban mulai hari ini bukan hanya sekadar menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan, tetapi juga sebagai panutan dalam profesionalisme dan etika kerja,” ujar Agus.

Ia menegaskan, Kemenimipas sebagai bagian dari Kabinet Merah Putih menjalankan kewenangan yang merupakan pendelegasian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, seluruh jajaran dituntut memberikan kontribusi terbaik demi tercapainya tujuan nasional.

“Perlu kita sadari bahwa segala kewenangan yang kita miliki adalah merupakan pendelegasian dari kewenangan Bapak Presiden kepada kita sekalian,” tegasnya.

Selain itu, Agus juga mengingatkan bahwa seluruh anggaran kementerian bersumber dari uang rakyat, sehingga penggunaannya harus benar-benar diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Anggaran yang membiayai seluruh kegiatan kita adalah uang rakyat. Jadi penggunaannya harus berorientasi untuk memberikan kontribusi bagi upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Menutup arahannya, Menteri Agus menyampaikan pesan reflektif kepada seluruh jajaran agar menjadikan setiap momen sebagai kesempatan untuk memberikan manfaat bagi sesama.

“Setiap saat adalah baru. Dan yang kita jalani adalah sisa. Mudah-mudahan sisa perjalanan yang ada adalah manfaat kepada orang lain. Mudah-mudahan di sisa waktu yang ada bersama kita, bukan hanya kelihatan hidup, tetapi benar-benar hidup,” tuturnya.(**)

Continue Reading

News

Mutasi Polri, Kombes Hartoyo Jabat Irwasda Polda Sulsel

Published

on

By

Sertijab Irwasda Polda Sultra, Kombes Hartoyo Dimutasi ke Polda Sulsel

KENDARI24.COM — Jabatan Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sulawesi Tenggara resmi berganti. Kombes Pol Johanes Pangihutan Siboro ditunjuk sebagai Irwasda Polda Sultra menggantikan Kombes Pol Hartoyo.

Serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Didik Agung Widjanarko, dalam upacara yang digelar di Aula Dachara Polda Sultra, Senin (30/3/2026).

Kombes Pol Johanes Pangihutan Siboro sebelumnya menjabat sebagai Irbidjemensarpras Itwil III Itwasum Polri. Sementara itu, Kombes Pol Hartoyo dimutasi ke jabatan baru sebagai Irwasda Polda Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah di lingkungan Polri sebagai bagian dari pembinaan karier serta penyegaran organisasi.

“Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa, sebagai bentuk peremajaan organisasi serta pengembangan karier personel,” ujar Kapolda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kombes Pol Hartoyo atas dedikasi dan kinerjanya selama bertugas di Polda Sultra.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalitas selama mengabdi di Polda Sultra, serta selamat atas jabatan baru di Polda Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Kepada pejabat baru, Kapolda berharap Kombes Pol Johanes Pangihutan Siboro dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan.

“Saya berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program yang sudah ada,” tutupnya.

Kegiatan sertijab tersebut turut dihadiri Wakapolda Sultra Gidion Arief Setyawan, para pejabat utama Polda Sultra, Kapolres jajaran, Bhayangkari, serta personel Polda Sultra. (***)

Continue Reading

Trending