KENDARI24.COM – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP), angkat bicara terkait polemik penggunaan jet pribadi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar saat melakukan kunjungan ke Takalar, Sulawesi Selatan pada 15 Februari 2026 lalu.
Menurut AYP, kehadiran Menteri Agama ke Takalar murni dalam rangka penguatan kelembagaan keagamaan serta meresmikan masjid dan balai pendidikan umat sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pembinaan umat.
“Agenda beliau jelas, meresmikan masjid dan balai pendidikan umat. Itu bentuk nyata perhatian pemerintah dalam pembinaan umat. Simbolnya ada pada masjid dan pesantren,” ujar AYP. Sabtu (28/2/2026).
Wakil Rektor Universitas Jakarta itu menegaskan bahwa penggunaan jet pribadi tidak bersumber dari anggaran negara, melainkan fasilitas bantuan pribadi dari tuan rumah guna menunjang mobilitas Menteri Agama.
“Perjalanan tersebut tidak menggunakan anggaran negara. Itu fasilitas pribadi yang diberikan untuk menunjang efektivitas perjalanan. Jadi tidak ada persoalan,” tegasnya.
AYP juga menyebut Nasaruddin Umar telah memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik dan aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi.
“Beliau secara gentle sudah menjelaskan secara gamblang kepada KPK dan masyarakat. Menurut saya tidak perlu lagi diperdebatkan. Justru kita harus salut karena di tengah kesibukan, beliau masih menyempatkan diri fokus pada pembinaan umat,” tambahnya.
Aktivis muda nasional asal Bone itu turut menyampaikan apresiasi kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan dan keagamaan, termasuk Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat, Oesman Sapta Odang (Oso).
“Kita patut berterima kasih kepada tokoh-tokoh yang punya kepedulian tinggi terhadap pembinaan umat. Kepedulian seperti ini harusnya kita dukung,” pungkasnya.(**)