KENDARI – Polda Sulawesi Tenggara di bawah pimpinan KBP Wisnu Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Kaopsda Operasi Sikat Anoa 2025 bersama seluruh Polres jajaran, telah menyelesaikan Operasi Kepolisian Kewilayahan Sikat Anoa 2025 yang digelar selama 15 hari (30 Oktober – 13 November 2025) dalam rangka cipta kondisi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Selama operasi, jajaran Polda Sultra berhasil mengungkap 293 kasus dengan 329 tersangka, meningkat 24,7% dibandingkan tahun 2024. Seluruh 97 Target Operasi (TO) berhasil dipenuhi 100% oleh Polda Sultra dan 15 Polres jajaran.
Jenis kasus yang menjadi sasaran penindakan meliputi, Peredaran minuman keras, narkotika, dan senjata tajam
Premanisme serta kejahatan jalanan, Pencurian, curas, curat, curanmor, perjudian, dan prostitusi
Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:5.043 botol miras pabrikan, 3.220 liter miras tradisional (cap tikus & ballo), 116,59 gram sabu-sabu, 20 bilah senjata tajam dan Uang hasil perjudian serta berbagai barang bukti lainnya termasuk kendaraan dan barang hasil kejahatan
KBP Wisnu Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Sikat Anoa 2025 merupakan bentuk komitmen Polda Sulawesi Tenggara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan situasi wilayah tetap kondusif menjelang akhir tahun.
“Satgas Operasi melaksanakan 5.077 kegiatan, melampaui target rencana sebanyak 4.717 kegiatan, melalui rangkaian upaya preemtif, preventif, penegakan hukum, dan dukungan operasi,” katanya.(**)