News

Pelajar yang Diterkam Buaya di Sungai Awonio Ditemukan Meninggal Dunia

Published

on

KONAWE SELATAN — Harapan keluarga akhirnya berujung duka. Rafli (14), pelajar asal Desa Awonio, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, yang sebelumnya dilaporkan diterkam buaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (5/1/2026) sore.

Korban ditemukan sekitar pukul 17.30 Wita oleh Tim SAR Gabungan bersama masyarakat setempat, dengan jarak kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP).

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya dievakuasi ke rumah orang tuanya dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Amiruddin A.S, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari.

Setelah korban ditemukan, operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap korban diterkam buaya di Sungai Awonio resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Peristiwa tragis ini bermula pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 13.05 Wita. Korban bersama seorang temannya pergi ke Sungai Awonio sepulang sekolah untuk mandi sekaligus mencuci pakaian. Saat berada di sungai, korban tiba-tiba diterkam seekor buaya dan menghilang.

Keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke KPP Kendari.

Dalam operasi pencarian, sejumlah unsur terlibat, antara lain Staf Operasi dan Rescuer KPP Kendari, BPBD Konawe Selatan, Polair Konsel, Damkar Konsel, Bhabinkamtibmas, masyarakat, serta keluarga korban.

Tim SAR mengerahkan berbagai peralatan, di antaranya rescue car, ambulans, longboat, rubber boat, peralatan medis, peralatan evakuasi, serta sarana komunikasi dan keselamatan lainnya.
Saat proses evakuasi berlangsung, kondisi cuaca terpantau mendung dengan kecepatan angin sekitar 1 km/jam dari arah utara.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat akan bahaya satwa liar di wilayah sungai, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di perairan terbuka.

Trending

Exit mobile version