KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menggelar penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah panitia, peserta, serta orang tua atau wali dalam rangka seleksi penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Dachara Polda Sultra, Kamis (22/1/2026).
Sambutan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara dibacakan oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sultra, Kombes Pol Arief Fitrianto, Kegiatan tersebut diikuti pejabat utama Polda Sultra, panitia seleksi, pengawas internal dan eksternal, peserta SIPSS, serta orang tua dan wali peserta.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah merupakan bentuk komitmen moral seluruh pihak untuk mewujudkan proses seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
Kapolda menekankan seluruh tahapan seleksi harus dilaksanakan sesuai prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Ia meminta panitia seleksi bekerja profesional, objektif, dan berintegritas, serta menghindari segala bentuk penyimpangan, intervensi, maupun praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Kepada para peserta, Kapolda berpesan agar mengikuti seleksi dengan jujur, siap, dan sportif, serta tidak mudah percaya terhadap janji kelulusan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, kelulusan murni ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi masing-masing peserta.
Kapolda juga menilai peran orang tua dan wali sangat penting dalam membentuk karakter calon perwira Polri. Ia mengajak orang tua memberikan dukungan melalui doa, motivasi, serta penanaman nilai kejujuran dan sikap menerima hasil seleksi.
Melalui kegiatan tersebut, Kapolda berharap seluruh pihak memegang teguh komitmen yang telah diikrarkan sehingga seleksi penerimaan SIPSS Tahun Anggaran 2026 di Polda Sulawesi Tenggara dapat berjalan lancar, aman, dan menghasilkan calon perwira Polri yang profesional, berintegritas, serta berkarakter Presisi.(**)