KENDARI24.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kendari bersama Sekretariat DPRD Kota Kendari menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan tausiyah Ramadan dan salat Magrib berjamaah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Utama Kantor Sekretariat DPRD Kota Kendari. Senin (9/3/2026).
Acara ini dihadiri Ketua DPRD Kota Kendari Laode Muhammad Inarto, Wakil Ketua I Rizki Brilian Pagala, Wakil Ketua II Irmawati, sejumlah anggota DPRD, Sekretaris DPRD Kota Kendari M. Ibrahim Muis, Kasubag Kepegawaian Heriatman, pejabat fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Kendari.
Ketua DPRD Kendari, Laode Muhammad Inarto mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut tidak sekadar menjadi ajang berbuka, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara pimpinan dan anggota DPRD dengan jajaran Sekretariat DPRD.
Menurutnya, kebersamaan di bulan Ramadan menjadi kesempatan untuk menyatukan langkah dalam menjalankan tugas dan fungsi lembaga legislatif dalam melayani masyarakat Kota Kendari.
“Bulan Ramadan yang penuh berkah ini harus kita jadikan sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat komitmen bersama. Baik sebagai anggota DPRD maupun sebagai bagian dari Sekretariat DPRD, kita memiliki tujuan yang sama yaitu melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Inarto.
Ia menambahkan nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa seperti kesabaran, kejujuran, dan empati perlu dijadikan pedoman dalam menjalankan tugas legislatif, pengawasan, dan penganggaran.
Menurutnya, nilai tersebut penting agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Puasa mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Karena itu setiap kebijakan yang kita buat harus selalu berpijak pada kepentingan masyarakat luas,” katanya.
Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan. Acara juga diisi dengan tausiyah Ramadan serta doa bersama yang dipanjatkan untuk kemakmuran Kota Kendari dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam tausiyah tersebut, para peserta diingatkan tentang pentingnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai abdi negara yang berpegang pada nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. (**)