News

Marsma Elia Adrianto Tinjau TMMD Konut, Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Published

on

Ketua tim Wasev TMMD memeberikanmu arahan ke Dandim Konawe Utara

KENDARI24.COM – Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-128 melakukan kunjungan kerja ke lokasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1430/Konawe Utara, Selasa (5/5/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana serta memberikan evaluasi konstruktif bagi pelaksanaan program.

Dalam agenda awal, tim Wasev menerima paparan dari Komandan Kodim (Dandim) 1430/Konawe Utara, Letkol Kav Kuswara, terkait progres dan capaian TMMD ke-128 di Pos Koordinasi Strategis (Kotis).

Ketua Tim Wasev, Marsekal Pertama (Marsma) Elia Adrianto, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk menjamin kualitas program di lapangan.

“Kedatangan kami untuk melaksanakan pengawasan dan evaluasi, melihat apakah pelaksanaan TMMD ini sudah berjalan sesuai rencana, serta memastikan mutu dan kualitasnya benar-benar terjaga,” ujar Elia.

Ia menekankan, program TMMD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan ketahanan wilayah.

“Apakah program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tujuannya jelas, untuk mensejahterakan warga dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, karena faktor keamanan menjadi hal utama dalam mendukung pembangunan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Elia juga menyoroti masih adanya persoalan infrastruktur dasar seperti listrik yang dinilai menjadi salah satu faktor penghambat minat masyarakat untuk tinggal di Konawe Utara. Melalui TMMD, diharapkan pembangunan yang dilakukan mampu menarik minat warga sekaligus mendorong pertumbuhan wilayah.

Ia juga menegaskan pentingnya pelaksanaan TMMD yang selaras dengan program pemerintah, yakni membangun dari wilayah terpencil dengan sasaran yang tepat guna, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“TMMD harus melibatkan masyarakat secara maksimal. Tidak hanya menjadi tugas TNI semata, tetapi harus terjalin sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 1430/Konawe Utara Letkol Kav Kuswara menjelaskan bahwa TMMD ke-128 menyasar berbagai kegiatan fisik, di antaranya pembukaan jalan usaha tani sepanjang kurang lebih 3 kilometer, pembangunan enam unit rumah tidak layak huni (RTLH), enam unit MCK, lima unit sumur bor sebagai program unggulan Kasad, pembangunan enam gorong-gorong, serta satu unit jembatan.

Selain itu, TMMD juga menghadirkan sejumlah kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat di berbagai bidang.

Kepala Desa Amolame, Sudarmono menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Ia menilai program tersebut tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Program ini sangat membantu kami. Selain pembangunan, TMMD juga mendekatkan TNI dengan masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya pengawasan dan evaluasi ini, pelaksanaan TMMD ke-128 di Konawe Utara diharapkan semakin optimal, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(**)

Trending

Exit mobile version