News

Hadapi Arus Mudik Lebaran, Polda Sultra Satukan Kesiapan Lintas Instansi

Published

on

KENDARI24.COM — Polda Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pelayanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (5/3/2026), di Aula Dachara Polda Sultra. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri 2026.

Rakor dibuka langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko. Turut hadir Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr Gidion Arief Setyawan, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, para pejabat utama Polda Sultra, serta para Kapolres dan Kapolresta jajaran yang mengikuti secara virtual melalui zoom meeting.

Selain itu, rakor juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, di antaranya perwakilan Gubernur Sultra, Ketua DPRD Sultra, Danrem 143/Halu Oleo, Danlanud Halu Oleo, Danlanal Kendari, Kepala Basarnas, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BMKG, serta instansi terkait lainnya.

Dalam arahannya, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko mengatakan bahwa rakor lintas sektoral tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi di tingkat nasional guna memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

“Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Sultra, akan menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Anoa 2026. Operasi ini merupakan bagian dari operasi serentak yang dilaksanakan secara nasional dalam rangka pengamanan Idul Fitri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus utama operasi tersebut meliputi penciptaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, pengamanan arus mudik dan arus balik, serta menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Selain itu, operasi tersebut juga bertujuan menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas selama periode perayaan Idul Fitri.

Dalam rakor tersebut juga dibahas sejumlah aspek pendukung lainnya, seperti kesiapan transportasi dan jalur jalan, kesiapan armada laut, ketersediaan dan distribusi bahan pokok, pengendalian harga, serta pemantauan dan antisipasi terhadap kondisi cuaca.

Melalui koordinasi lintas sektoral antara Polri, TNI, pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait, diharapkan seluruh potensi gangguan selama Ramadan hingga Idul Fitri dapat diantisipasi sejak dini sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

Trending

Exit mobile version